Breaking News:

Virus Corona di Pamekasan

Pelanggan PLN Pamekasan Diminta Kirim Angka Stand Meter Listrik Via WhatsApp Selama Pandemi Covid-19

Pencatat kwh meter ULP PLN Pamekasan tidak lagi mendatangi rumah pelanggan karena adanya virus corona atau Covid-19.

Dok PLN
ilustrasi 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN – Seluruh pencatat kwh meter ULP PLN Pamekasan tidak lagi mendatangi rumah pelanggan sejak sebulan lalu untuk mencatat angka meter.

Hal itu berlaku sejak pandemi Covid-19 atau virus corona di Kabupaten Pamekasan.

Karena itu, ULP Pamekasan meminta seluruh pelanggan khusus pasca-bayar untuk pencatatan meter.

Gedung Baru DPRD Bangkalan Senilai Rp 45 Miliar Dibobol Maling, Kerugian Ditaksir Capai Ratusan Juta

Pedagang di Pasar Diminta Tak Usah Layani Pembeli yang Belanja Tanpa Memakai Masker

Tak PHK Karyawannya, Perusahaan Kosmetik Ini Banting Setir Produksi Barang Baru saat Omzet Turun

Pelanggan diminta mencatat meter listrik mulai pemakaian April 2020.

Kemudian, pelanggan diminta mengirimkan angka stand meter melalui WhatsApp 08122 123 123 dengan mencatumkan ID Pelanggan (Idpel) yang terdiri dari antara 11 dan 12 digit.

Manajer ULP PLN Pamekasan, Ahmad Rudi Hartono mengatakan, petugas pecatatat meter untuk sementara tidak mendatangi langsung ke rumah pelanggan.

Ia menuturkan, hal itu semata-mata karena adanya pandemi Covid-19, yang dikhawatirkan berdampak buruk terhadap biller maupun pelanggan PLN.

“Ini untuk pembacaan angka di stand meter April," ungkap Ahmad Rudi Hartono kepada TribunMadura.com, Rabu (22/4/2020).

Pria Mendadak Pingsan saat Melintas di Jembatan Kota Malang, Dievakuasi Petugas Pakai APD Lengkap

Link Download Drama Korea The World of The Married Sub Indo Episode 1 - 8, Lengkap dengan Sinopsis

"Namun jika tidak ada pemberitahuan lebih lanjut, maka tetap menggunakan surat yang lama,” sambung dia.

Ia menyebut, dengan sistem rata-rata ini dikhawatirkan menimbulkan protes bagi masyarakat.

Karena tagihan rekening listrik ada yang naik dan ada yang turun, maka pelanggan diminta mengirim angka di stand meter melalui WhatsApp.

Hal itu sesuai dengan arahan PLN pusat, untuk menyesuaikan angka yang bulan kemarin kurang tagih atau lebih tagih.

Dikatakan, karena biller sekarang ini tidak mencatat angka meter di rumah pelanggan, maka sementara tugas mereka dialihkan untuk penagihan karena banyaknya tunggakan yang belum terbayar.

“Pembacaan rata-rata itu untuk tagihan rekening listrik di rumah pelanggan, dilakukan berdasarkan sistem, bukan berdasarkan kira-kira saja,” kata Rudi Hartono.(sin)

Link Download Drama Korea The King: Eternal Monarch Sub Indo Episode 1 - 2, Dibintangi Lee Min Ho

Penulis: Muchsin Rasjid
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved