Virus Corona di Sampang

Balai Latihan Kerja di Sampang Jadi Ruang Isolasi ODP, Program Pelatihan Terancam Tak Terlaksana

Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) di Kabupaten Sampang, Madura disiapkan untuk digunakan sebagai ruang isolasi atau karantina Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Gedung BLK yang terletak di Jalan Syamsul Arifin Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura saat ini dijadikan ruang isolasi pasien Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) di Kabupaten Sampang, Madura disiapkan untuk digunakan sebagai ruang isolasi atau karantina Covid-19.

Ruang di Balai Latihan Kerja (BLK) tersebut akan digunakan untuk mengisolasi dan mengarantina pasien Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Hal itu lantas membuat belasan program pelatihan milik Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Dismumnaker) Kabupaten Sampang terancam tidak terlaksana di tengah pandemi Covid-19.

Kasi pelatihan Diskumnaker Sampang Ludfi mengatakan, selama tahun 2020 terdapat 16 program pelatihan kerja namun, hingga saat ini hanya satu yang terlaksana.

"Jadi idak ada tempat untuk melaksanakan program pelatihan," ujarnya kepada TribunMadura.com, Selasa (28/4/2020).

Hari Pertama PSBB di Gresik, Bupati Sambari Tegaskan BLT Dana Desa Wajib Disalurkan Pekan Ini

PWI Sumenep Salurkan Bantuan 1 Ton Beras untuk Warga Terdampak Corona

Dua Pasien Baru Positif Covid-19 di Pamekasan Madura, Satu di Antaranya Bekerja di Dinas Kesehatan

Diskumnaker Sampang akan mencari fasilitas ruangan yang sekiranya layak untuk dijadikan tempat pelatihan menjahit dan pelatihan komputer karena akan dilaksanakan pasca Hari Raya Idul Fitri.

Dalam pelaksanaannya, peserta nantinya tetap ditekankan mengikuti imbauan dari Pemkab Sampang untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Peserta pelatihan nantinya cuci tangan sebelum masuk ruangan, wajib memakai masker, menerapkan sosial distancing dan physical distancing," terang Ludfi.

Sementara, untuk pelatihan jenis las dan bengkel tidak akan terlaksana karena membutuhkan fasilitas yang lebih lengkap.

"Fasilitas yang dibutuhkan salah satunya daya listrik yang kuat dan banyak lagi fasilitas yang lainnya," pungkasnya.

Alat Tes PCR Covid-19 Drive Thru di Jatim akan Tiba Pekan Ini, Mampu Uji 1.500 Sampel Dalam Sehari

Pekan Ini Tes Swab PCR Corona di Jatim Bisa Drive Thru, Gubernur Khofifah Berharap Jangkau OTG

3 Indikator Keberhasilan PSBB Surabaya, dari Turunkan Kasus Covid-19 hingga Jaga Stabilitas Ekonomi

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved