Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Khofifah Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Dokter Berkatnu Indrawan karena Terjangkit Covid-19

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengucapkan belasungkawa atas kepergian dr Berkatnu Indrawan Janguk.

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Elma Gloria Stevani
AFP/PAOLO MIRANDA
Ilustrasi Tenaga Medis yang Tangani Virus Corona 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengucapkan belasungkawa atas kepergian dr Berkatnu Indrawan Janguk.

Dokter Berkatnu Indrawan Janguk, adalah dokter yang biasa bertugas di IGD RSUD Dr Soewandhie Surabaya yang gugur di tengah tugas kemanusiaan mengatasi pandemi Covid-19.

Melalui akun instagram pribadinya, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan duka cita dan juga penghargaannya pada dr Berkatnu Indrawan Janguk atas dedikasi terbaiknya selama berjuang melawan pandemi Covid-19.

Hari Pertama PSBB di Gresik, Bupati Sambari Tegaskan BLT Dana Desa Wajib Disalurkan Pekan Ini

Larangan Mudik Resmi Berlaku, PT KAI Perpanjang Pembatalan 48 Kereta Api hingga Lebaran Usai

Pria Malang Positif Covid-19 Kabur Naik Bus saat Dijemput Petugas, Begini Nasibnya ketika Ditemukan

“Selamat Jalan dr. Berkatnu Indrawan Janguk, dokter di RSUD Dr. Soewandhie Surabaya. Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya menyampaikan dukacita mendalam dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengorbanan kepada masyarakat Jawa Timur selama perang melawan Covid-19,” tulis Khofifah dalam akun instagram @khofifah.ip yang sudah bercentang biru pada Selasa (28/4/2020). 

Ia berdoa agar tenaga medis yang gugur karena covid-19 di Jawa Timur tidak bertambah dan penyebaran virus corona di Jawa Timur bisa segera terhentikan. 

Sebab sebelumnya terkonfirmasi ada sebanyak 46 tenaga medis di Jawa Timur yang terpapar covid-19 di Jawa Timur. Satu diantaranya perawat dari RS Siloam meninggal dunia dan disusul kemudian dokter dari RSUD Dr Soewandhie Surabaya

Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa menempatkan di tempat terbaikNya dan memberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan. Aamiin. Terimakasih Pahlawan Medis,” tulis Khofifah. 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dr Berkatnu Indrawan Janguk mengembuskan napas terakhirnya pada, Senin (27/4/2020) malam. 

Koordinator Protokol Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, almarhum semasa hidupnya memang memiliki riwayat penyakit asma.

Kemudian tiga pekan lalu, sempat melakukan tes swab di RSUD Dr Soewandhie Surabaya dan hasilnya dinyatakan positif Covid-19.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved