Berita Sampang

Puluhan Motor yang Digunakan Ajang Balap Liar Pemuda Sampang Madura saat Ngabuburit Disita Polisi

Puluhan sepeda motor milik para pemuda yang melakukan balap liar disita Satlantas Polres Sampang.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
kendaraan yang diamankan oleh Satlantas Polres Sampang terparkir di halaman Mapolres Sampang, Rabu (6/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Satlantas Polres Sampang mengamankan puluhan sepeda motor milik para pemuda yang melakukan balap liar di sejumlah jalan raya di Kabupaten Sampang, Madura.

Kasat Lantas Polres Sampang, AKP Ayip Rizal mengatakan, kurang lebih 50 sepeda motor yang disita polisi dalam aksi balap liar.

Puluhan kendaraan tersebut diamankan mulai hari pertama bulan Ramadhan dan jumlahnya semakin bertambah hingga saat ini.

Bikin Resah Warga Malang, Balap Liar Jelang Sahur Dibubarkan Polisi, 12 Kendaraan Bermotor Disita

Arena Balap Liar Jelang Sahur di Sidoarjo Dikepung Polisi, Mayoritas Pelakunya Berasal dari Surabaya

Kasus Virus Corona Kota Surabaya Melonjak, Aksi Balap Liar Anak Muda Jadi Sorotan Gubernur Khofifah

Tidak hanya milik pembalap liar yang diamankan oleh Satlantas Polres Sampang, motor milik penonton yang berada di ajang balap liar juga diamankan.

"Adapun sepeda motor yang diamankan di antaranya, kendaraan yang tidak ada surat kendaraannya dan berkenalpot brong," ujarnya kepada TribunMadura.com, Rabu (6/5/2020)

Selain itu, Satlantas Polres Sampang juga mengamankan kendaraan itu dengan cara mobeling.

"jadi kami juga melakukan penyisiran ke sejumlah tempat di sejumlah area di perkotaan dan pedesaan yang dijadikan ajang balap liar.

jika menemukan kendaraan berkenalpot brong kami amankan," ucap AKP Ayip Rizal.

4 Pemuda Berkelahi di Depan Kantor Polisi, Gara-Gara Tak Terima Kendaraannya Disalip saat Ngabuburit

Kota Malang Zona Merah Virus Corona, Sekumpulan Remaja Malah Gelar Balap Liar di Gor Ken Arok

KP Ayip Rizal menyebutkan ada beberapa titik jalan raya di Kabupaten Sampang yang dijadikan ajang balap liar.

Jalan itu di antaranya, Jalan Syamsul Arifin tepatnya di depan Kantor Samsat, Jalan Makboel, Jalan Raya Desa Panggung, dan Jalan Raya Pengarengan,

Menurutnya, saat para pemuda melakukan balap liar, awalnya mereka hanya nongkrong biasa untuk ngabuburit dan ketika ada yang manas-manasi dengan membunyikan kendaraan baru ajang balap liar dimulai.

"Jika ada pemuda membleyer sepedanya pemuda yang lain akan memanas dan barulah terjadi balap liar," terangnya.

Maka dari itu pihaknya saat ini mengantisipasi ajang balap liar melalui giat patroli untuk membubarkan massa yang berkerumunan, terlebih untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

"Kami melakukannya setiap menjelang berbuka puasa namun, tetap saja mereka berkerumun tapi tidak sampai melakukan ajang balap liar," pungkasnya.

Razia Kendaraan Plat Nomor W S DK AG L N yang Menuju Kota Madiun Diminta Putar Balik

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved