Berita Sumenep

Kasat Reskrim Polres Sumenep Ahli Ungkap Kasus Mafia Besar akan Tempati Jabatan Baru di Polda Jatim

Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Oscar Stefanus Setjo akan digeser sebagai Danki 1 Dalmas Sipasdal Subditdalmas Ditsamapta Polda Jatim.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Sumenep, AKP Oscar Stefanus Stjo. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Oscar Stefanus Setjo diwacanakan akan dirotasi dari jabatannya ke jabatan baru sebagai Danki 1 Dalmas Sipasdal Subditdalmas Ditsamapta Polda Jatim.

Padahal AKP Oscar Stefanus Setjo ini baru mengemban tugas di Mapolres Sumenep sejak 23 Januari 2020 lalu.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas membenarkan jika AKP Oscar Stefanus Setjo akan digeser ke tempat baru di Polda Jatim.

Pergerakan Pemuda Relawan Penanganan Covid-19 Pamekasan Bagikan Air Mineral dan Masker ke Masyarakat

Update Corona di Gresik, Tambahan 4 Kasus Positif Covid-19, 1 Pasien Klaster Pedagang Ayam Sidowungu

Pria Sampang Keluarkan Celurit, Ancam Polisi Lewat Video di Facebook, Tak Berkutik Saat Tertangkap

"Benar, disini 3 bulan beliau," kata AKP Widiarti Sutioningtyas, Selasa (12/5/2020).

Mantan Kapolsek Kota Sumenep ini mengatakan, jika nanti pengganti dari AKP Oscar Stefanus Setjo juga dar Akpol angkatan 2008.

"Akpol juga angkatan 2008, AKP Dhany Rahadian Basuki, S.Kom. Pindahan dari Bareskrim Polri," katanya.

Sayangnya, Widiarti Sutioningtyas tidak mengatakan, kapan akan dilakukan Sertijab.

Catatan TribunMadura.com, selama menjalankan tugas Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Oscar Stefanus Setjo telah berhasil mengungkap mafia bersar di ujung timur Madura.

Salah satu perkara besar yang diungkapnya, pengungkapan kasus beras oplosan/program BPNT dan bahkan yang di ajukan peraperadilan oleh tersangka L ini terhadap Polres Sumenep ditolak dalam putusan Pengadilan Negeri (PN) Sumenep, Senin (20/4/2020) lalu.

Bahkan juga tercatat, terkait pengungkapan kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada proyek pembangunan gedung Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep pada tahun 2014 lalu, yang mana Imam Mahmudi (tersangka) mengajukan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Sumenep.

Satu Pasien Positif Corona di Pamekasan Dinyatakan Sembuh, Tinggal 3 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Nekat Kabur saat Ditangkap, Pencuri Motor Yamaha NMax Milik Kiai di Pamekasan Dihadiahi Timah Panas

Pelaku Cabul Siswi SMP Gresik di Kandang hingga Hamil Diperiksa Pekan Depan, Dipanggil Sebagai Saksi

Demikian hasil dari putusan hakim praperadilan mengetuk palu pada meja hijau dengan se adil-adilnya dan gugatan yang disampaikan pada saat praperadilan yang diajukan Imam Mahmudi semuanya ditolak.

Imam Mahmudi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Sumenep pada akhir Oktober 2019.

Tersangka ini dinilai bertanggungjawab dalam proyek pembangunan Gedung Dinkes Sumenep dengan nilai kerugian negara senilai Rp 4 Miliar lewat APBD 2014.

Selain ini, masih banyak kasus yang sudah diungkap oleh mantan panit II Unit III Subdit V Ditreskrimsus Polda Jatim. Salah satunya seperti pembunuhan, judi online, pencurian dan cabul.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved