Berita Gresik

Pelaku Cabul Siswi SMP Gresik di Kandang hingga Hamil Diperiksa Pekan Depan, Dipanggil Sebagai Saksi

Terduga pelaku pencabulan siswi Gresik hingga hamil, SG akan dipanggil oleh Korps Bhayangkara pada pekan ini.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Elma Gloria Stevani
Kolase TribunMadura.com/TribunMedan.com
Ilustrasi pencabulan dan Kandang ayam yang menjadi lokasi pencabulan korban dibawah umur yang berada di Desa Metatu, Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik, Jumat (1/5/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Terduga pelaku pencabulan siswi Gresik hingga hamil, SG akan dipanggil oleh Korps Bhayangkara pada pekan ini.

Terlebih dahulu, istri pria paruh baya ini akan dipanggil oleh Unit PPA Satreskrim Polres Gresik.

Kanit PPA Satreskrim Polres Gresik, Ipda Joko Suprianto mengatakan terlapor SG akan dimintai keterangan ke Mapolres Gresik sebagai saksi terlebih dahulu.

"Pekan ini kita panggil terlapor," ucapnya kepada TribunMadura.com, Selasa (12/5/2020).

PPDB 2020/2021 SMP Negeri Kota Malang Hari Kedua, Pendaftar Sulit Akses, Server Down karena Overload

 

Pria Sampang Keluarkan Celurit, Ancam Polisi Lewat Video di Facebook, Tak Berkutik Saat Tertangkap

Aturan Baru PSBB Sidoarjo, Keluar Rumah Bawa Surat Keterangan dari RT/RW dan Pelanggar Jadi Relawan

Selain memanggil terlapor. Mantan Kanitreskrim Polsek Driyorejo ini juga akan memanggil saksi lainnya. Guna menguatkan sejumlah alat bukti yang ada saat ini.

"Besok istri terlapor kita panggil," kata Joko.

Selama ini polisi sudah memanggil keluarga korban sebagai pelapor.

Kakak dan juga ibu korban sudah ke Mapolres Gresik. Disinggung mengenai terlapor yang saat ini masih bebas riwa-riwi di desa karena tak juga dipanggil.

Joko menyebut jika alat bukti sudah cukup status terlapor akan ditingkatkan menjadi tersangka.

"Harus, harus, harus kalau itu memang rangkaian tindak pidana tersebut dikuatkan dengan dua alat bukti yang sah harus kita naikkan," pungkasnya.

Diketahui, SG sudah enam kali mencabuli korbannya MD yang masih duduk di bangku kelas VIII SMP itu mulai tahun 2019 hingga hamil tujuh bulan.

SG selalu mengancam gadis berusia belasan tahun itu dengan menyebut ibu korban akan didatangi dan didapati meninggal dalam kondisi kaget.

Berduaan di Kamar Kos, Pasangan Bukan Suami di Kota Kediri Digerebek Warga Menjelang Sahur

Pasutri Kabupaten Jember Ditemukan Tewas, Jasad Suami Tergantung di Pohon, Jasad Istri Dalam Kamar

2 Opsi Kebijakan yang Diberikan Sutiaji Terkait Kegiatan di Tempat Ibadah Selama PSBB Malang Raya

Padahal, SG dan MD masih memiliki saudara dan masih satu dusun hanya beda gang.

Namun, pria paruh baya ini nekat melakukan aksi bejatnya itu. Sesekali dilakukan di sebuah kandang ayam yang berada di pinggir jalan desa.

Saat kehamilan MD terbongkar, SG berusaha mengajak damai namun ditolak.

Bahkan anggota DPRD Gresik, Nur Hudi dari fraksi NasDem menemui korban dengan menawari uang Rp 1 miliar agar korban mau mencabut laporan.

Kini, MD yang tengah hamil tujuh bulan sedang merawat orang tuanya yang hanya tersisa seorang ibu di rumahnya yang masih kontrak.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved