Breaking News:

Berita Banyuwangi

Pengunjung Pusat Perbelanjaan di Banyuwangi Jalani Rapid Test, Lima Orang Dinyatakan Reaktif

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi melaksanakan rapid test masal secara acak di lima pusat perbelanjaan di Kabupaten Banyuwangi.

Penulis: Haorrahman Dwi Saputra | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/HAORRAHMAN DWI SAPUTRA
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi melaksanakan rapid test masal secara acak di lima pusat perbelanjaan di Banyuwangi, Rabu (13/5/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, BANYUWANGI - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi melaksanakan rapid test masal secara acak di lima pusat perbelanjaan di Kabupaten Banyuwangi, Rabu (13/5/2020).

Rapid test dilakukan terhadap ratusan pegawai dan pengunjung untuk mendeteksi penyebaran Covid-19. Hasilnya, ada lima warga yang dinyatakan reaktif.

Dinas Kesehatan menyediakan sebanyak 250 rapid test kit untuk melakukan tes kepada warga. Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi, dr Widji Lestariono, mengatakan, rapid test secara bergerak dari satu tempat ke tempat lain dilakukan untuk mendeteksi dan berupaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Mobil Elf Berisi Pemudik Terciduk di Tol Ngawi & Melintas Jalur Tikus, Langsung Diperiksa Kesehatan

PSBB Malang Raya Mulai 17 Mei 2020, Kampung Tangguh Jadi Faktor Penentu Pencegahan Penyebaran Corona

200 TKI Ilegal asal Pamekasan Pulang Kampung di Masa Pandemi Covid-19, Mereka Diliburkan & Kena PHK

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi melaksanakan rapid test masal secara acak di lima pusat perbelanjaan di Banyuwangi, Rabu (13/5/2020).
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi melaksanakan rapid test masal secara acak di lima pusat perbelanjaan di Banyuwangi, Rabu (13/5/2020). (TRIBUNMADURA.COM/HAORRAHMAN DWI SAPUTRA)

"Kami memilih tempat keramaian seperti pusat perbelanjaan dalam melakukan rapid test, karena tempat keramaian tersebut berpotensi terjadinya penyebaran covid 19," jelas Rio, sapaan akrabnya.

Dari tes cepat tersebut, ditemukan lima warga yang hasil ujinya menunjukkan reaktif. Sisanya yang 245 orang dinyatakan non reaktif.

Terhadap mereka yang hasil ujinya reaktif, Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi melakukan penanganan lebih lanjut sesuai protokol kesehatan.

"Waktu tes kami data semua, jadi kami sudah mengantongi data mereka yang reaktif. Mereka langsung diinstruksikan isolasi mandiri, dan selanjutnya akan dilakukan tes swab untuk memastikan apakah mereka terpapar virus corona atau tidak," jelas dr Widji Lestariono. 

"Dengan hasil tersebut, kami mengimbau seluruh warga Banyuwangi agar meningkatkan kewaspadaan. Patuhi anjuran pemerintah tentang physical distancing dan anjuran kesehatan lainnya," kata dia.

"Rapid test bakal kami lakukan kembali, ini kami sudah memesan 5.000 rapid test kit tambahan,” tambahnya.

BREAKING NEWS : PSBB di Malang Raya Berlaku Efektif Minggu 17 Mei 2020

Bocoran PSBB di Malang Raya, Sutiaji Usul Penerapan Ganjil Genap dan Pelebaran Tepi Jalan di Pasar

Seandainya PSBB di Kota Malang Diterapkan Sejak Dulu, Sutiaji: Kesadaran Masyarakat akan Muncul

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved