Breaking News:

PSBB di Malang

Pasien Virus Corona di Malang yang Ngeyel Bakal Dijemput Polres Malang ke Rusunawa ASN Kepanjen

Polres Malang siap menjemput pasien Covid-19 atau virus corona jika tak mau dievakuasi ke Rusunawa ASN Kepanjen.

TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO
Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar saat ditemui di Pendapa Peringgitan Agung, Kamis (14/5/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar mengatakan, Polres Malang siap menjemput pasien Covid-19 atau virus corona jika tak mau dievakuasi ke Rusunawa ASN Kepanjen.

AKBP Hendri Umar menerangkan, petugas yang diterjunkan untuk menjemput pasien virus corona tersebut adalah Tim Covid Hunter Polres Malang.

Kata dia, cara yang diterapkan untuk menjemput pasien Covid-19 melalui persuasif pendekatan kepada pasien.

Inilah Poin-Poin Aturan PSBB Malang Raya, Kegiatan Ibadah hingga Jenis Usaha yang Boleh Buka

Persiapan PSBB Malang Raya Dinilai Belum Optimal, Tak Jamin Turunkan Jumlah Pasien Covid-19

Aturan PSBB Malang Raya, Ojek Online Dilarang Bawa Penumpang, Beroperasi Jika Layani Pesanan Ini

"Telah kami siapkan tim Covid Hunter. Tugasnya membantu penjemputan pasien Covid-19," kata AKBP Hendri Umar di Pendapa Peringgitan Agung, Kamis (14/5/2020).

"Tim akan membujuk pasien dan melakukan pendekatan agar mau dibawa ke Rusunawa ASN," sambung dia.

Hendri menuturkan, 40 personel tim Covid-19 disiagakan guna melakukan penjemputan.

Petugas berasal dari satuan kesehatan, reskrim, intelkam dan resnarkoba.

Hendri mengimbau agar para pasien Covid-19 bersikap kooperatif saat dilakukan penjemputan oleh tim Covid Hunter.

Aturan PSBB Malang Raya, Warga KTP Kabupaten Malang Kota Malang Kota Batu Bisa Keluar Masuk Wilayah

Pasar Tradisional di Kabupaten Malang Diizinkan Tetap Beroperasi selama PSBB Malang Raya

"Semoga dapat menekan angka penularan Covid-19 di Kabupaten Malang sehingga pandemi cepat berakhir," harapnya.

Di sisi lain, Polres Malang dipastikan membuka enam titik posko cek poin utama di perbatasan Kabupaten Malang dengan daerah lain.

"Terletak di jalan protokol yang berbatasan dengan Kabupaten Pasuruan, Lumajang dan Kabupaten Blitar," ujar Hendri.

Cek poin mandiri juga dimaksimalkan Hendri untuk melakukan penyekatan kendaraan dari luar kota yang melewati jalur alternatif di Kabupaten Malang.

"Cek poin mandiri untuk mengantisipasi warga Kabupaten Malang yang masuk melalui jalan jalan tikus dari luar," ucap dia.

"Ada 299 titik cek poin mandiri yang didirikan oleh desa-desa," jelas Hendri. (ew)

Kafe dan Restoran di Kota Madiun Boleh Buka, Pengelola Juga Bisa Sediakan Fasilitas Makan di Tempat

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved