Breaking News:

Berita Gresik

Respons Ketua DPRD Gresik Terkait Anggota DPRD Tawarkan 1 Miliar pada Siswi SMP Korban Pencabulan

Fandi Akhmad Yani mengaku aduan telah mengirimkan aduan ke BK DPRD Gresik. Apalagi pelakunya sudah dipanggil dan langsung ditetapkan sebagai tersangka

TRIBUNMADURA.COM/WILLY ABRAHAM
Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo (kiri) bersama Ketua DPRD Gresik, Fandi Akhmad Yani (tengah) dan Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Panji P (kanan) di Mapolres Gresik, Jumat (15/5/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Ketua DPRD Gresik, Fandi Akhmad Yani telah menerima aduan adanya oknum Anggota DPRD dari PC PMII dan langsung diserahkan ke badan kehormatan (BK) DPRD Gresik. Oknum anggota yang diketahui bernama Nur Hudi Didin Apriyanto itu juga telah memberikan klarifikasi.

Fandi Akhmad Yani mengaku aduan telah mengirimkan aduan kepada BK DPRD Gresik. Apalagi pelakunya, SG (50) sudah dipanggil dan langsung ditetapkan tersangka oleh Polres Gresik.

Fandi Akhmad Yani juga telah mendengar sendiri pengakuan tersangka di Mapolres Gresik saat ditanyai Kapolres.

Politisi PKB ini hanya bisa geleng-geleng kepala mendengar apa yang diucapkan tersangka berusia 50 tahun itu.

Aksi Pencurian Motor Vario di Swalayan Surabaya Terekam CCTV, Pelaku Bongkar Paksa Lubang Kunci

54 Travel Gelap yang Nekat Bawa Pemudik Tertangkap saat Operasi Ketupat 2020, Jumlah akan Bertambah

Penerbangan Dibuka, Calon Penumpang Diperiksa di Posko Gabungan Bandara Juanda Surabaya

Apalagi ada oknum anggota DPRD Gresik yang ikut dalam upaya mendamaikan kasus pencabulan itu dengan iming-iming uang sebesar Rp 500 juta sampai Rp 1 miliar.

“Tentunya isu yang berkembang di masyarakat salah satu oknum DPRD yang menjanjikan mediasi kepada keluarga korban akan kami bahas. Kemarin berkas sudah kami serahkan kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Gresik,” jelas Fandi Akhmad Yani.

Seperti apa sanksi yang diterima oleh Nur Hudi? Gus Yani menyerahkan semuanya kepada BK DPRD Gresik.

"Kami serahkan prosesnya ke BK," kata dia.

Sebelumnya, Nur Hudi memberikan klarifikasi ke media.

Bahwasannya uang Rp 500 juta sampai Rp 1 miliar itu bukanlah untuk mempengaruhi korban agar mencabut laporan di Polres Gresik.

Halaman
1234
Penulis: Willy Abraham
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved