PSBB di Sidoarjo

Tak Bawa Surat Keterangan RT/RW, 250 Warga Terjaring Razia PSBB Sidoarjo di Jalan Pahlawan

Penindakan PSBB di Jilid II Kabupaten Sidoarjo dimulai pada, Jumat (15/5/2020). Petugas gabungan melakukan pengecekan pada warga yang keluar rumah.

Penulis: M Taufik | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/M TAUFIK
Sejumlah warga saat terjaring razia PSBB di Sidoarjo karena tak bisa menunjukkan surat dari RT dan RW, Jumat (15/5/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SIDOARJO - Penindakan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB jilid II di Kabupaten Sidoarjo dimulai pada, Jumat (15/5/2020).

Petugas gabungan melakukan pengecekan pada warga yang keluar rumah.

Hasilnya, sebanyak 250 orang melanggar aturan. Mereka tak membawa surat keterangan RT/RW.

Razia surat keterangan RT/RW itu dilakukan di pusat kota delta. Lokasinya di dua titik, yaitu di Jalan Pahlawan tepatnya depan pintu A Gor Delta serta Jalan KH Mukmin.

Di depan Gor Delta, polisi mengarahkan pengendara roda dua untuk menepi. Setelah itu, Satpol PP meminta warga menunjukkan surat keterangan RT/RW. Bagi yang bisa menunjukkan persyaratan tersebut, berhak melanjutkan perjalanan.

Namun, pemakai jalan yang tak membawa surat keterangan RT/RW diminta berhenti. Petugas memberikan sanksi, bentuknya dengan hukuman administratif.

UPDATE Corona di Kabupaten Kediri 15 Mei 2020, Tambah 14 Kasus dari Kluster Pabrik Rokok Tulungagung

Respons Ketua DPRD Gresik Terkait Anggota DPRD Tawarkan 1 Miliar pada Siswi SMP Korban Pencabulan

Ketua Tim Penggerak PKK Pamekasan Serahkan Bantuan PMT Biskuit kepada Ibu Hamil Kurang Energi Kronik

Sebagaimana aturan yang ada, warga boleh beraktivitas di luar harus dengan tujuan yang jelas. Bukan sekadar keluyuran atau sebagainya.

Tujuan jelas itu dibuktikan dengan surat tugas dari kantor, perusahaan, atau sebagainya.

Bagi yang tidak punya surat tugas, setiap keluar rumah harus membawa surat keterangan dari RT atau RW, sebagaimana ketentuan yang sudah disampaikan pemerintah selama penerapan PSBB tahab dua ini.

Salah satu yang terjaring razia yaitu Salsabila Azizah. Bersama ibunya, dia hendak menuju Jalan Untung Suropati untuk memesan makanan berbuka puasa. Di depan GOR Delta Azizah ia diminta menepi.

“Sebenarnya sudah tahu kalau ada aturan itu. Tapi lupa tadi pas keluar tidak minta surat ke RT atau RW,” jawab Azizah, warga yang terkena razia di depan GOR Sidoarjo tersebut.

Pengendara lainnya bernama Waluyo Hadi, warga Tambaksari, Surabaya juga terkena razia.

Kepada petugas, dia mengaku hendak mengirim barang ke Sidoarjo, kemudian akan balik lagi ke Surabaya.

Tapi diakuinya, perjalanannya ini tanpa membawa surat keterangan terkait aktivitasnya tersebut.

Selain dua orang itu, ratusan warga juga terjaring razia. Namun pada tahap pertama ini petugas masih terbilang longgar. Sanksi bagi mereka yang melanggar masih berupa teguran.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved