Breaking News:

Idul Fitri 2020

Warga Boleh Salat Idul Fitri Berjemaah di Masjid hingga Tanah Lapang, Asal dengan Syarat Berikut

Masyarakat di Jawa Timur boleh menjalankan ibadah salat Idul Fitri di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Istimewa
ilustrasi - Warga Boleh Salat Idul Fitri Berjemaah di Masjid hingga Tanah Lapang, Asal dengan Syarat Berikut 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono menegaskan, masyarakat di Jawa Timur boleh menjalankan ibadah salat Idul Fitri di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Hanya saja, Heru Tjahjono mengatakan, masyarakat harus menaati ketentuan dan syarat yang berlaku saat pelaksanaan salat Idul Fitri.

Heru Tjahjono menuturkan, pihaknya sudah mengeluarkan surat edaran hari ini terkait syarat dan ketentuan dalam menyelenggarakan salat Idul Fitri.

Jelang PSBB Malang Raya, Satpol PP Tertibkan Anak Jalanan hingga Pengemis di Tiga Kecamatan

Baru Lunas Kredit Motor Satu Bulan Lalu, Honda Vario Milik Penghuni Kos di Surabaya Dicuri Maling

Fakta Lengkap Pedagang Bagi-Bagi Sayur ke Pengendara Jalan di Malang, Videonya Viral di WhatsApp

Dalam surat edaran itu menyatakan jika Pemprov Jatim memperhatian Fatwa MUI No 28 Tahun 2020 tentang panduan kaifiat, takbir, dan salat Idul Fitri saat pandemi Covid-19.

Disebutkan bahwa salat Idul Fitri , takbir, tahmid, tasbih, dan aktivitas ibadah lainnya sebagai ibadah bulan Ramadhan boleh dilakukan secara berjemaah.

Namun, pelaksanaan itu dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan untuk mencegah penularan.

"Jadi surat yang kami keluarkan tadi ini adalah melihat adanya masukan dan juga rekomendasi dari beberapa tokoh agama, kelompok agama yang menghadap ke gubernur," kata dia di Gedung Negara Grahadi, Jumat (15/5/2020). 

"Surat yang kami keluarkan isinya persis dengan Fatwa MUI," sambungnya.

Niat Salat Idul Fitri di Rumah Lengkap dengan Bacaan Latin dan Artinya, Ada Tata Cara Pelaksanaan

Pelaksanaan protokol kesehatan yang dimaksud adalah salat idul Fitri dilakukan secara berjamaah di tanah lapang, masjid dan musala, rumah maupun tempat lain.

Kegiatan tersebut dilakukan sesuai ketentuan yang diatur mulai dari saat jamaah memasuki masjid.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved