Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

16 ABK KMP Awu Positif Covid-19, 74 ABK Diisolasi di Atas Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

Sebanyak 74 orang awak kapal KMP Awu milik PT Pelni (Persero) menjalani karantina mandiri di atas kapal sejak beberapa hari terakhir.

Shutterstock
Ilustrasi pencegahan dan penularan virus corona, Covid-19 di udara 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Sebanyak 74 orang awak Kapal Motor Penumpang (KMP) atau KMP Awu milik PT Pelni (Persero) menjalani karantina mandiri di atas kapal sejak beberapa hari terakhir.

Mereka berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) karena memiliki riwayat kontak erat dengan 16 awak kapal lainnya yang sudah dinyatakan positif Covid-19 sejak 15 Mei 2020 lalu.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Nyono menejelaskan saat KMP Awu melakukan dok di PT PAL Surabaya, 90 ABK dilakukan rapid test setelah diketahui ada salah satu anak buah kapal (ABK) yang terindikasi Covid-19.

Dari rapid test tersebut 16 ABK di antaranya dinyatakan reaktif rapid tes dan 74 lainnya negatif.

Terdampak Pandemi Covid-19, Pemprov Bali Pulangkan 1.729 Warga Jatim

Pemprov Jatim Gelontorkan Rp 161,6 M untuk Bantuan APD hingga Sembako, Perkuat PSBB Surabaya Raya

Surat Edaran Pemprov Jatim Soal Salat Id di Masjid, Pelaksanaan Khutbah Diperpendek-Jarak Shaf 2 m

"Sudah di rapid test dan sudah swab hasilnya ( 16 anak buah kapal ) positif. Dan saat ini sedang ditangani rumah sakit PHC sekitar seminggu lalu," kata Nyono, di Gedung Negara Grahadi, Minggu (17/5/2020).

Nyono melanjutkan, untuk 74 anak buah kapal (ABK) lainnya saat ini harus menjalani karantina mandiri di atas kapal yang posisinya berada di zona karantina antara buih 2 dan 3 pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

"Kebetulan sesuai SOP KKP kapal yang sandar tidak boleh ditinggal, harus ada yang menunggu dikapal, yaitu 74 orang tadi itu ," lanjutnya.

Sedangkan untuk asal muasal kapal tersebut, Nyono mengaku belum mengetahuinya.

"Posisi kapal ngedok sekitar semingguan. Ini ada perintah dari Pelni pusat seluruh kapal Pelni itu harus di rapid test," pungkasnya.

Cara Mudah Mengecek Data Penerima Bantuan Sosial Melalui Online dan Aplikasi, Simak Langkahnya

Masjid Al Akbar Belum Putuskan Gelar Sholat Idul Fitri Berjamaah, 5 Ketentuan Ini Jadi Pertimbangan

2 Pria Bawa Kabur Motor Tukang Ojek, Modus Pura-Pura Jadi Penumpang & Minta Berhenti di Tengah Jalan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved