Breaking News:

Idul Fitri 2020

397 Warga Binaan Lapas Perempuan Sukun Kota Malang Dapat Remisi Lebaran 2020, 2 Napi Langsung Bebas

Sebanyak 397 dari 541 warga binaan Lapas Perempuan II A Sukun Kota Malang mendapatkan remisi Lebaran atau Idul Fitri 1441 Hijriah.

TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD RIFKY EDGAR
Lapas Perempuan II A Sukun Kota Malang. 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Sebanyak 397 dari 541 warga binaan Lapas Perempuan II A Sukun Kota Malang mendapatkan remisi Lebaran atau Idul Fitri 1441 Hijriah.

Sebanyak 288 warga binaan telah memenuhi syarat dan telah mendapatkan surat keputusan.

Sedangkan 109 warga binaan masih menunggu surat keputusan yang kemungkinan akan turun pada Senin (25/5/2020).

"Dari 397 warga binaan itu, dua orang telah bebas, dan sisanya mendapat pengurangan masa tahanan," ucap Ika Yusanti, Kalapas Perempuan II A Sukun Malang kepada TribunMadura.com.

Berduaan di Kamar Kos, Pasangan Bukan Suami Istri Diobrak Warga Kediri, Digiring ke Markas Satpol PP

PSBB Kedua di Surabaya Disebut Lebih Buruk Dibanding yang Pertama, Pengamat Beberkan Alasan

Pemkot Malang Tutup Pasar Tradisional Selama 2 Hari Lebaran, Tapi Masih Ada Pedagang yang Berjualan

Dari hasil remisi tersebut, nantinya ada empat warga binaan yang berhak mendapat asimilasi.

Warga binaan itu bisa mendapat asimilasi bila telah memenuhi dua syarat, yakni syarat administratif dan substansif.

Jika ingin mendapat asimilasi, warga binaan harus memiliki catatan berperilaku baik dan rajin mengikuti aktivitas di dalam Lapas.

"Biasanya warga binaan yang mendapat remisi atau asimilasi harus menjalani hukuman selama enam bulan lamanya," tambahnya.

 

Narapidana Perempuan Lapas Sukun Kota Malang Hanya Bisa Lebaran Bareng Keluarga Lewat Video Call

Kebijakan Pemerintah Terkait PSBB Dinilai Kurang Maksimal, Pakar Komunikasi Unair: Evaluasi Bersama

Pasien Positif Terinfeksi Covid-19 di Banyuwangi Bertambah Satu Orang, Pekerja asal Kota Surabaya

Ika menambahkan dari dua orang yang telah bebas tersebut berasal dari kasus hukum kriminal umum.

Kasus hukum kriminal umum dan narkoba menjadi kasus yang paling banyak mendapatkan remisi lebaran tahun ini.

Sedangkan kasus lain seperti terorisme, tidak mendapatkan remisi pada lebaran tahun ini.

"Ada dua napi teroris di Lapas Perempuan II A Sukun Kota Malang. Tapi mereka tidak dapat remisi Lebaran, karena ada beberapa syarat administrasi yang belum dilengkapi."

"Sedangkan kasus korupsi di lapas ini ada satu orang. Dia mendapat remisi satu bulan," tandasnya.

Penulis: Mohammad Rifky Edgar
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved