Anggota DPRD Tulungagung Marah

Tanggapan Bupati Tulungagung Maryoto Birowo Soal Anggota DPRD Ngamuk, Banting Toples dan Botol Bir

Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo mengaku tidak merasa terancam pascakejadian anggota DPRD yang mengamuk di pendopo, karena gagal bertemu dirinya.

Penulis: David Yohanes | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/ Foto Istimewa/ David Yohanes
Botol minuman keras yang ditinggalkan anggota DPRD yang mengamuk di Pendopo Tulungagung (kiri) dan Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo. 

TRIBUNMADURA.COM, TULUNGAGUNG - Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo mengaku tidak merasa terancam pascakejadian anggota DPRD yang mengamuk di pendopo, karena gagal bertemu dirinya.

Maryoto menegaskan tidak akan melaporkan SHM, anggota DPRD itu ke kepolisian.

Alasannya, SHM dan dirinya berasal dari partai yang sama, sehingga Maryoto menyerahkan para mekanisme partai.

"Biar dibicarakan di tingkar partai dan dewan. Saya tidak akan melapor ke polisi," terang Maryoto, Rabu (3/6/2020).

Menurut Maryoto, dirinya sudah dihubungi oleh ketua DPRD Tulungagung dan ketua DPC PDI Perjuangan Tulungagung.

Maryoto menduga, ada pihak lain yang melaporkan kejadian itu.

Info BMKG Peringatan Dini Rabu 3 Juni 2020 di Sumenep: Waspada Tinggi Gelombang Capai 2,5 Meter

500 Warga Ikuti Rapid Test Massal di Gunung Anyar Surabaya, Puluhan Orang Ditemukan Reaktif

Dua Hari Rapid Test Massal di Masjid Al Akbar Surabaya, Total 152 Warga Dinyatakan Reaktif

Lewat komunikasi informal itu, ketua dewan dan pimpinan partai ini menanyakan seputar kejadian itu.

"Dalam pembicaraan itu intinya ada tata tertib dewan dan dewan kehormatan dewan. Akan dibawa ke sana," sambung Maryoto.

Sebagai tokoh satu partai, Maryoto mengaku kecewa dengan sikap SHM.

Sebab menurutnya jika ada masalah bisa dibicarakan bersama.

Meski diakui dirinya tidak pernah berkomunikasi dengan SHM.

"Sebelumnya memang jarang komunikasi. Setelah kejadian kemarin juga belum berkomunikasi lagi," tuturnya.

Sementara Sekretaris DPC PDI Perjuangan Tulungagung, Sodik Purnomo mengakui, kejadian di pendopo menjadi perhatian partainya.

Namun sejauh ini belum ada agenda khusus untuk memanggil SHM.

Rapid Test Covid-19 di Warung Kopi, 3 Pengunjung di Tuban Reaktif dan akan Jalani Tes Swab

BKD Jatim: Jadwal SKB CPNS Pemprov Jatim Bakal Segera Diumumkan

Empat Jenazah TKI asal Sampang Tertahan di Malaysia, Ini Penjelasan Diskumnaker

"Pasti menjadi perhatian, tapi belum ada agenda pemanggilan. Biasanya mengalir saja, bisa mendadak," terang Sodik.

SHM, anggota DPRD Tulungagung dan seorang temannya, YY mengamuk di Pendopo Kabupaten Tulungagung, Jumat (29/5/2020) malam.

Sebuah toples berisi kue nastar di ruang tamu pendopo pecah.

Sebuah botol bir kosong dilempar ke tengah pendopo hingga pecah berantakan.

Mereka juga meninggalkan sebotol minuman keras merek Gilbey's yang sudah dibuka di meja ruang tamu pendopo.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved