Breaking News:

Berita Surabaya

Polda Jatim Gerebek Tempat Karaoke Kafe di Blitar, Tetapkan Satu Pelayan Tersangka Layanan Esek-Esek

Ditreskrimum Polda Jatim menggerebek sebuah kafe di Kota Blitar karena diduga memberikan esek-esek kepada tamu di dalam ruang karaoke.

ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Kafe yang digerebek Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim, Kamis (25/6/2020) malam. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Dicky, seorang pelayan karaoke di sebuah kafe di Kota Blitar ditetapkan sebagai tersangka oleh Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim

Hal itu karena tersangka diduga menyediakan ladies companion (LC) untuk layanan esek-esek kepada tamu di dalam ruang karaoke.

Informasi yang dihimpun Tribunjatim.com ( TribunMadura.com ), penggerebekan dikomandoi oleh Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Lintar Mahardono bersama Polres Blitar Kota, Kamis (25/6/2020) malam.

Bensin Premium dan Pertalite Bakal Dihapus PT Pertamina secara Perlahan, Ada 3 Tahapan Penghapusan

Mulai 1 Juli 2020, Pertamina Uji Coba Transaksi Non Tunai Pelanggan di Seluruh SPBU Kota Surabaya

Dendam Lama Bersemi, 2 Kelompok Pria di Pasuruan Terlibat Carok, Tiga Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkapkan, sedikitnya ada 19 orang yang diamankan petugas.

Lalu, 12 orang di antaranya adalah LC, 4 pelayan, seorang tamu, seorang kasir, dan seorang security.

"Tersangka satu orang berinisial D. Seorang waitres," ujar Mantan Kapolres Purwakarta itu di Mapolda Jatim, Selasa (30/6/2020).

Trunoyudo menyebutkan, untuk tersangka membanderol tarif layanan esek-esek kepada tamu dengan tarif dari Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta.

Dari penggerebekan tersebut, disita barang bukti celana dalam wanita, bra, kondom bekas dan uang Rp 1.8 Juta.

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Barat ini menambahkan, tersangka bakal dikenai Pasal 296 KUHP dan 506 KUHP tentang mengambil keuntungan dari kegiatan prostitusi.

Ancaman hukumannya 1 tahun 4 bulan kurungan penjara.

"Maka dalam ketentuan tidak dilakukan proses penahanan. Pelaku tidak ditahan, namun wajib lapor domisili di Blitar," pungkasnya.

Polrestabes Surabaya Bagikan 10 SIM Gratis Warga yang Lahir Tanggal 1 Juli, Masih Ada Slot Tersisa

Beras BPNT Berkutu, Warga Miskin di Madiun Keluhkan Kualitas Beras Bantuan Pemerintah

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved