Lebih Baik Pakai Celana Dalam Atau Tidak? Simak Anjuran Kesehatan Berikut, Perhatikan Penerapannya
Ada juga yang menyebutkan jika tanpa mengenakan celana dalam justru lebih baik untuk kesehatan. Benarkah demikian?
3. Mencegah cedera vulva
Labia yang terdapat di luar vagina terbuat dari jaringan yang sama dengan bibir. Pakaian dalam yang ketat terbuat dari kain buatan dapat mengiritasi labia dan kulit di sekitarnya sehingga dapat menyebabkan kulit terluka atau infeksi.
Tidak mengenakan celana dalam atau mengenakan celana dalam longgar, dapat mengurangi bahkan menghilangkan kemungkinan infeksi dan peradangan di area tersebut.
• Politisi Cium Celana Dalam Wanita Saat Sedang Rapat Online Dewan, Terungkap Alasan Kelakuan Anehnya
• Update, Daftar Harga Emas 3 Juli 2020, Harga Emas Terpantau Naik, Simak Daftar Harga Selengkapnya
• Cara Mengetahui WhatsApp Disadap dan Cara Mengatasi, Jangan Keburu Panik, Simak Langkah Berikut ini
4. Melindungi dari reaksi alergi
Banyak celana dalam terbuat dari pewarna buatan dan kimia yang dapat memicu reaksi alergi, atau dermatitis kontak.
Reaksi alergi bisa berupa kemerahan, melepuh, iritasi, hingga infeksi.
Manfaat untuk laki-laki
Laki-laki juga mendapatkan manfaat yang sama dengan Perempuan dalam hal tidak mengenakan celana dalam.
Namun, ada beberapa manfaat tambahan yang mereka mungkin dapatkan, karena secara fisiologi penis, skrotum, dan testis memiliki keunikan.
1. Mencegah gatal dan infeksi jamur lain
Area kelamin yang basah dan lembap adalah tempat berkembang biaknya jamur yang dapat menyebabkan kemerahan, iritasi, dan gatal pada alat kelamin.
Menjaga area tersebut tetap sejuk dan kering pun menjadi hal penting.
2. Mengurangi kemungkinan iritasi dan cedera
Menggunakan pakaian dalam atau tidak, gesekan pada penis atau skrotum dengan pakaian tetap memungkinkan.
Ini dapat menyebabkan iritasi dan bahkan cedera jika sering terjadi atau tidak diobati. Mengenakan celana jeans atau celana pendek yang longgar dan nyaman tanpa celana dalam dapat mengurangi gesekan tersebut.