Berita Sampang

Harga Jual Tembakau di Sampang Tahun 2020 Diprediksi Naik Dibanding Sebelumnya, Ini Penyebabnya

Harga jual tembakau di Kabupaten Sampang Madura diprediksi naik dibanding musim tanam sebelumnya.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Sawah tembakau tumbuh subur di Kelurahan Gunung Sekar Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, Kamis (9/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Musim tanam tembakau di Kabupaten Sampang sudah dimulai sejak awal Juni 2020.

Namun, jumlah petani tembakau di Kabupaten Sampang disebut lebih sedikit dibanding musim sebelumnya.

Diprediksi, harga jual tembakau di Kabupaten Sampang lebih mahal dari tahun sebelumnya.

Bea Cukai Komitmen Rintis Kawasan Industri Hasil Tembakau di Madura, Bupati Pamekasan Siap Dukung

BREAKING NEWS - Mayat Pria Ditemukan di Dalam Toilet Kantor BRI Sampang

Polda Jatim Periksa Istri Almarhum Salim Kancil sebagai Saksi Atas Kasus Dugaan Pelanggaran UU ITE

"Kalau saya lihat pada awal musim kali ini area penanaman temkau di Kabupaten Sampang lebih sedikit dari tahun sebelumnya," kata Adil, Kasi Bina Usaha Perdagangan Promosi dan Pemasaran Disperdagprin Sampang, Kamis (9/7/2020).

"Sehingga, harganya nanti akan melonjak karena karena kekurangan tembakau," sambung dia.

Adil mengatakan, prediksi itu harus melihat perkembangan jumlah penanaman tembakau pada bulan-bulan selanjutnya.

Sebab, tidak menutup kemungkinan penanaman tembakaudi Kabupaten Sampang dapat meningkat.

"Tapi mudah-mudahan harga tahun ini mahal karena demi para petani tembakau di Sampang," ucapnya.

Untuk musim tanam sebelumnya tahun 2019, harga tembakau di Sampang kondisinya murah.

Identitas Mayat yang Ditemukan di Toilet Bank BRI Sampang Terungkap, Datang untuk Antar Mobil

Mengapa tidak, harga tembakau kualitas terbaik yakni, jenis tembakau gunung dihargai Rp. 38 ribu perkilogram.

Adil menyampaikan, harga itupun tiga bertahan lama, hanya kurun waktu satu sampai dua pekan lamanya, setelah itu merosot.

"Rp. 38 Ribu itu tergolong murah karena kalau harga standar, jenis tembakau gunung mencapai Rp. 50 ribu keatas perkilo" terangnya.

Sedangkan untuk tembakau sedangkan untuk tembakau sawah jauh lebih murah dari tembakau gunung karena memang kualitasnya lebih jelek.

"Tahun kemarin harga tembakau sawah hanya Rp.  20 ribu perkilo, untuk standartnya sekitar Rp. 30 ribu," kata dia.

Puluhan Mahasiswa Bangkalan Tuntut Polisi Beri Hukuman Berat Pelaku Pemerkosaan Janda Muda Kokop

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved