Berita Tulungagung

4 Pemuda Kompak Konsumsi dan Edarkan Sabu di Tulungagung, Dua di Antaranya Masih Belasan Tahun

Anggota Satreskoba Polres Tulungagung menangkap empat pemuda karena mengedarkan dan mengonsumsi sabu-sabu. Ada yang masih belasan tahun.

Penulis: David Yohanes | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/DAVID YOHANES
Ilustrasi barang bukti sabu-sabu 

TRIBUNMADURA.COM, TULUNGAGUNG - Anggota Satreskoba Polres Tulungagung menangkap empat pemuda karena mengedarkan dan mengonsumsi sabu-sabu, pada Sabtu (11/7/2020).

Mereka adalah RK (18) dan AD (24) alias Bagong warga Kelurahan Bago, serta WH alias Kumplung (19) dan GL (20) warga Kelurahan Kutoanyar, Kecamatan Tulungagung.

Mereka ditengkap di tempat-tempat berbeda, namun berasal dari satu jaringan.

"RK ditangkap lebih dulu setelah melakukan transaksi," terang Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia melalui PS Paur Humas, Bripka Endro Purnomo, Senin (13/7/2020).

AHY Serahkan Langsung Rekomendasi Demokrat ke Fattah Jasin - Muhammad Ali Fikri di Pilkada Sumenep

Petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Temukan Penyakit Hidung dan Mulut pada Hewan Kurban

Jeli Memilih Hewan Kurban yang Sehat, Pastikan Pedagang di Mojokerto Kantongi Sertifikat Veteriner

RK ditangkap di jalan Desa Beji, Kecamatan Boyolangu.

Polisi menyita satu paket sabu seberat 0,14 gram dari saku kanan celananya.

RK mengaku mendapatkan narkotika itu dari WH seharga Rp 400.000.

"Berdasar penjelasan RK, kami menangkap WH dan AD," sambung Bripka Endro Purnomo.

Polisi menyita dua paket satu seberat 0,14 gram dan 0,18 gram dari WH dan AD.

Mereka mengaku mendapatkan barang dari GL.

Polisi segera mencari dan menangkap GL di hari yang sama, dengan barang bukti 0,14 sabu-sabu.

"Kami masih mengembangkan penangkapan ini, untuk mengungkap jaringan di atasnya," tutur Bripka Endro Purnomo.

RK kepada polisi mengaku salah pergaulan sehingga ikut mengonsumsi sabu-sabu.

Zona Merah Jatim Tersisa 6 Daerah, 3 Kabupaten Masuk Zona Kuning, Khofifah Optimisme Tekan Covid-19

Sebelum Meninggal, Dua Pegawai TVRI Jatim Alami Sesak Napas dan Dirawat di RS Sejak Seminggu Lalu

Merasa Tanpa Gejala Covid-19 Warga Gresik Menolak Karantina, Camat Pasang Spanduk Positif Corona

Namun ia baru pertama kali membeli secara langsung.

Sebelum sabu-sabu itu dikonsumsi, ia sudah lebih dulu ditangkap polisi.

"Dia mengaku masih pemakai pemula karena salah pergaulan," pungkas Bripka Endro Purnomo.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved