Breaking News:

Virus Corona di Gresik

Merasa Tanpa Gejala Covid-19 Warga Gresik Menolak Karantina, Camat Pasang Spanduk 'Positif Corona'

Seorang pria yang tinggal di Perumahan Gresik Kota Baru terkonfirmasi positif Covid-19. Pria berusia 25 tahun itu enggan melakukan karantina mandiri

TRIBUNMADURA.COM/WILLY ABRAHAM
Forkopimcam Manyar saat meninjau rumah FD yang dipasangi spanduk agar karantina mandiri di rumah, Selasa (14/7/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Seorang pria yang tinggal di Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) terkonfirmasi positif virus corona.

Pria berusia 25 tahun itu enggan melakukan karantina mandiri.

Dari informasi yang dihimpun TribunMadura.com, ia sering keluar rumah.

295 Tenaga Kesehatan di Jatim Terjangkit Corona, 23 Meninggal dan 84 Orang Masih Dalam Perawatan

BPBD Bangkalan Prediksi Puncak Kemarau Akan Terjadi pada Akhir Juli, Daerah Terdampak Semakin Meluas

Bandar Narkoba di Surabaya Tertangkap, Polisi Temukan Sabu-sabu dan Ekstasi dalam Kemasan Snack

Camat Manyar, M. Nadlelah menjelaskan, pasien berinisial FD sudah dua kali swab test dan hasilnya menujukkan positif Covid-19.

 "Dia OTG merasa sehat, setelah mendapat laporan dari RWnya dia memang sering keluyuran padahal harus isolasi mandiri di rumah," kata M. Nadlelah, Selasa (14/7/2020).

"Forkopimcam sudah turun, rumahnya kita pasang spanduk di pagar rumah . Yang bersangkutan akhirnya mau isolasi mandiri di rumah," imbuhnya.

Kemudian, kebutuhan logistik dipasok oleh para tetangga.

"Spanduk tidak kita copot sampai swabnya negatif," terangnya.

PHK Sepihak, 3 Karyawan yang Bekerja di Perusahaan Swasta Wilayah Pamekasan Ngadu ke Disnakertrans

Sinopsis Film Reclaim, Diperankan John Cusack & Rachelle Lefevre, Kisah Nyata Persoalan Adopsi Anak

Polres Pamekasan Gelar Pelatihan Program Peduli Keselamatan Tahap III, Diikuti oleh 134 Peserta

Sebelumnya, Ketua RW XII Tanjungwira Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Abdul Rosyid menyebut warga sudah berulang kali menegur dari kejauhan agar FD tidak keluar rumah.

"Masih aktivitas seperti biasa ini yang membikin warga resah," ucapnya.

Bahkan, dia juga beraktivitas keluar rumah dengan membeli sayuran. Karena tak kunjung diindahkan, Rosyid mendapat dukungan warga dan pengurus RW di sekitarnya untuk melapor ke Satgas Covid-19 Kecamatan Manyar.

"Alhamdulilah sekarang sudah ditindaklanjuti," tutupnya.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved