Breaking News:

Santri Pamekasan Kembali ke Ponpes

Kembali ke Pondok, 108 Santri Sidogiri Asal Pamekasan Jalani Rapid Test, 4 Orang Dinyatakan Reaktif

Sebanyak 108 santri Pondok Pesantren Sidogiri asal Pamekasan, Madura kembali diberangkatkan ke lingkungan pondok.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Santri Ponpes Sidogiri asal Pamekasan saat dilakukan Rapid Test di aula Pendopo Ronggosukowati Pamekasan. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Sebanyak 108 santri Pondok Pesantren Sidogiri asal Pamekasan, Madura kembali diberangkatkan ke lingkungan pondok.

Sebelum mereka diberangkatkan, ratusan santri itu terlebih dahulu dilakukan rapid test oleh petugas medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan di aula Pendopo Ronggosukowati Pamekasan.

Rapid test tersebut dilakukan guna memastikan para santri itu bebas dari Covid-19.

BREAKING NEWS - 108 Santri Asal Pamekasan Madura Kembali ke Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam melalui Asisten Sekdakab Pamekasan, Moh Tarsun mengatakan, hasil rapid test yang dilakukan terhadap 108 santri Ponpes Sidogiri ini, terdapat 4 santri yang berstatus reaktif Covid-19.

Nantinya, para santri yang telah selesai dilakukan rapid test di Pamekasan tersebut, akan dirapid tes ulang ketika mereka sudah sampai di lingkungan Pondok Pesantren.

"Karena itu sesuai dengan prosedur kesehatan yang juga diberlakukan di pondok pesantren, mereka akan dilakukan rapid test ulang sehingga benar-benar aman ketika harus berangkat kembali menuju pesantrennya di Sidogiri," kata Moh Tarsun kepada TribunMadura.com, Minggu (19/7/2020).

Pria yang akrab disapa Tarsun itu juga menjelaskan, Pondok Pesantren Sidogiri benar-benar menerapkan persyaratan yang ketat dan bagus.

Kata dia, bagi santri yang saat rapid test awal dinyatakan aman dan non reaktif, nanti jika sampai ke lingkungan pondok, juga akan dilakukan rapid test ulang.

Rapid test ulang itu dilakukan, bertujuan untuk memastikan bahwa para santri Pondok Pesantren Sidogiri asal Pamekasan itu benar-benar bebas dari Covid-19.

Tarsun juga berpesan kepada para santri yang akan kembali ke daerah perantauan agar tetap menjaga kedisiplinan dalam belajar dan tetap beribadah di pesantren.

Selain itu juga, dia berpesan kepada para santri asal Pamekasan agar tetap menjaga dan mengikuti protokol kesehatan guna terhindar dari terjangkitnya Covid-19.

"Mereka berangkat menuju Sidogiri dengan menumpang dua bus dari Lapangan Nagara Bhakti depan Pendopo Ronggosukowati," tutupnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved