Breaking News:

Berita Pamekasan

Pegawai Bea Cukai Madura Diancam Dibunuh Orang Tak Dikenal, Diteror usai Tindak Kasus Rokok Ilegal

Pegawai Bea Cukai Madura itu diancam akan dibunuh oleh orang tak dikenal. Ini kisahnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Tribunnews.com
Ilustrasi - Pegawai Bea Cukai Madura Diancam Dibunuh Orang Tak Dikenal, Diteror usai Tindak Kasus Rokok Ilegal 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Satu keluarga pegawai Bea Cukai Madura diduga diancam mau dibunuh seseorang.

Ancaman itu terjadi setelah pegawai Bea Cukai Madura tersebut melakukan penindakan rokok tanpa cukai di wilayah Madura.

Kasi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Madura, Rahmanta Saleh menceritakan, keluarga pegawai Bea Cukai Madura diancam akan dibunuh oleh orang tak dikenal.

Kue Putu, Makanan Tradisional Jawa yang Tetap Eksis di Tengah Perkembangan Zaman, Intip Faktanya

Ayah di Tulungagung Dibunuh Anak Kandung, Dikenal Tetangga Sama-Sama Penderita Gangguan Jiwa

Daerah Aliran Sungai Brantas Malang Tercemar Klorin, Peneliti Ecoton Sarankan Pembuatan IPAL

Menurut dia, ancaman itu terjadi saat Bea Cukai Madura masih berkantor di Kabupaten Sumenep.

Dengan terpaksa, pegawai yang bersangkutan, saat itu langsung dipindah tugaskan ke Kantor Bea Cukai Gresik.

Ancaman pembunuhan itu terjadi sekitar tahun 2015, sebelum dirinya dipindah tugaskan ke Kantor Bea Cukai Madura.

"Yang diancam mau bunuh itu keluarganya dia," kata Rahmanta Saleh kepada TribunMadura.com saat ditemui di Kantor Bea Cukai Madura, Senin (20/7/2020).

"Jadi yang ngancam itu, dia tahu anaknya pegawai yang bersangkutan tersebut sekolah di mana, rumahnya di mana, istrinya ngapain aja, dia tahu semua," sambung dia.

Kata Rahmanta, saat pengancaman itu tejadi, Bea Cukai Madura tidak langsung melapor ke polisi, sebab masih dalam bentuk ancaman.

Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Madura, Rahmanta Saleh saat di Kantor Bea Cukai Madura, Kamis (23/7/2020).
Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Madura, Rahmanta Saleh saat di Kantor Bea Cukai Madura, Kamis (23/7/2020). (TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN)

Dokter Gigi Viral asal Kota Malang, Mendadak Populer Karena Pakai APD Fashionable, Ini Sosoknya

ASN Dinas PUPR Trenggalek Positif Virus Corona Covid-19, Sempat Lakukan Perjalanan Dinas ke Jakarta

Namun, Bea Cukai Madura kala itu, langsung memilih untuk memindah tugaskan pegawai itu demi menjamin keamanan dan keselamatan.

"Prinsipnya kami harus menjamin keamanan dan keselamatan pegawai kami selama bekerja di dalam Kantor dan di luar Kantor," jelasnya.

Ia mengaku bersyukur karena tidak ada lagi ancaman pembunuhan terhadap pegawai setelah dirinya menjabat sebagai Kasi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan di Kantor Bea Cukai Madura sedari November 2018 lalu.

"Saat saya masuk dan dipindah ke sini, alhamdulillah aman," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved