Berita Sumenep

Datangi Kejari Kabupaten Sumenep, Leo Dominus Desak Penahanan Tersangka Kasus Dugaan Pengancaman

Leo Dominus Parinusa menuntut penahanan tersangka kasus dugaan pengancaman melalui media elektronik oleh Kepala Desa Longos, Kecamatan Gapura.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Manager UD Pratama Inti Sukses, Leo Dominus Parinusa saat mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Kamis (23/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Manager UD Pratama Inti Sukses, Leo Dominus Parinusa mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep untuk menuntut penahanan tersangka kasus dugaan pengancaman melalui media elektronik oleh Kepala Desa Longos, Kecamatan Gapura, H. Amir Mas’ud pada Kamis (23/7/2020).

Leo Dominus Parinusa mengaku, tujuan kedatangnnya ini untuk mempertanyakan penahanan tersangka Kades Longos setelah sebelumnya telah dilaporkan kepada polisi per tanggal 3 Februari lalu, dengan nomor LP/38/II/2020/JATIM/RES SMP, polisi telah menetapkan H. Amir Mas’ud ini sebagai tersangka.

Arief Poyuono: Saya Yakin Nama Prabowo Subianto Akan Menguat 1,5 Tahun Jelang Pilpres 2024

Update Corona di Jatim 23 Juli 2020: Tambah 665, Pasien Sembuh dari Covid-19 Kini 11.125 Orang

Sidang Gugatan Perdata Terhadap Kades Longos Sumenep, Tergugat Diminta Ganti Rugi Miliaran Rupiah

Manager UD Pratama Inti Sukses, Leo Dominus Parinusa saat mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Kamis (23/7/2020).
Manager UD Pratama Inti Sukses, Leo Dominus Parinusa saat mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Kamis (23/7/2020). (TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA)

Pelapor ini mengaku telah menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) tertanggal 7 April 2020 yang memberitahukan bahwa penyidik telah mengirimkan berkas perkara tersangka H. Amir Mas’ud ke Kantor Kejaksaan Negeri Sumenep.

"Tujuan saya datang ke kantor Kejaksan Sumenep yaitu mendesak agar Kades Longos yang sudah jadi terdakwa dalam kasus pengancaman ditahan," kata Leo Dominus Parinusa.

Namun kata pria asal Surabaya ini, hingga saat ini langkah tegas Kejari Sumenep tidak boleh terhenti dan meminta H. Amir Mas’ud segera diringkus ke penjara.

"Tetapi pihak Kejaksaan ini beralasan pasalnya tidak bisa dilakukan penahanan, namun kalau memang bisa ditahan ya pasti ditahan," katanya.

Update Covid-19 di Kabupaten Bangkalan Kamis 23 Juli 2020: 100 Pasien Sembuh Dalam Empat Hari

Pemkot Surabaya Gelar Razia Jam Malam, Dua Tempat Karaoke Nekat Buka saat Pandemi dan Ditutup Paksa

BREAKING NEWS - Anak Bunuh Ayah Kandung di Desa Banjarejo Tulungagung, Mayat Ditemukan Tetangganya

Jika demikian kata pria berkulit putih ini, pasal apakah untuk melindungi dirinya yang selama ini merasa terancam jiwanya dengan dugaan pengancaman melalui media elektronik oleh Kepala Desa Longos, Kecamatan Gapura, H. Amir Mas’ud terebut.

"Ya pihak Kejaksaan mengatakan jika ada kejadian lain dilaporkan," kata Leo Dominus Parinusa.

Dikonfirmasi Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Sumenep, Benny Nugroho Sadhi Budhiono mengatakan jika dalam kasus itu telah ditangani dan dalam proses.

"Kan belum tuntutan," katanya dengan singkat.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved