Breaking News:

Batang Cabai yang Sering Dibuang, Ternyata Punya Banyak Gizi dan Manfaat, Simak Penjelasannya

asa pedas cabai yang menggigit sebenarnya bersumber pada kandungan minyak yang terdapat pada tangkai dan biji buah yang berwarna putih.

TRIBUNMADURA.COM/SAMSUL HADI
Kios cabai di Pasar Legi, Kota Blitar, Kamis (4/7/2019). 

TRIBUNMADUR.COM - Masyarakat Indonesia akrab sekali dengan makanan yang memiliki rasa pedas.

Satu sumber makanan pedas adalah cabai.

Namun, tahukah jika pada batang cabai terdapat separuh dari gizi cabai?

Ternyata, pernyataan itu memang benar, dan bersumber pada kandungan minyak yang ada pada tangkai cabai.

Di Indonesia, cabai pada umumnya dapat digolongkan menjadi dua kelompok, yakni cabai rawit (capsicum frutescena) dan cabai besar atau cabai merah (Capsicum annuum).

Kedua cabai tersebut dalam buku-buku masak barat dimasukkan ke kelompok cabai pedas atau hot chilli pepper.

Pasukan Khusus AS Minder Lihat Kemampuan Pasukan Khusus TNI, Ilmu Kebatinan Bikin Tak Berkutik

Mengintip Isi Rumah Inul Daratista Seharga Puluhan Miliar, Ashanty Sampai Takjub Saat Bertamu

Akal Licik Kakak Beradik Kompak Mencuri di Tuban, Sasar Empat Motor yang Terparkir Tanpa Pengawasan

Lalu, lebih baik makan cabai pakai tangkai atau tidak?

Melansir Buku Sambal: Sambal Colek & Saus Cocol (2004) oleh Yasa Boga, rasa pedas cabai yang menggigit sebenarnya bersumber pada kandungan minyak yang terdapat pada tangkai dan biji buah yang berwarna putih.

Tanpa tangkai dan biji, rasa pedas cabai akan jauh berkurang.

Kadar pedasnya cabai juga dipengaruhi oleh kondisi iklim di mana tanaman tersebut dibudayakan.

Halaman
12
Editor: Aqwamit Torik
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved