Virus Corona di Blitar

UPDATE CORONA Kota Blitar Rabu 29 Juli, Positif Covid-19 Bertambah 4 Kasus, 1 Tenaga Medis Meninggal

Jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Blitar bertambah empat kasus pada Rabu (29/7/2020).

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Elma Gloria Stevani
freepik.com/ starline
Ilustrasi update corona virus 

TRIBUNMADURA.COM, BLITAR - Jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Blitar bertambah empat kasus pada Rabu (29/7/2020).

Namun satu dari empat pasien baru positif virus corona meninggal dunia.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Blitar, dr M Muchlis mengatakan, satu pasien baru positif virus corona yang meninggal laki-laki usia 59 tahun asal Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, dan berprofesi sebagai tenaga medis.

Pasien memiliki riwayat penyakit hipertensi dan gangguan jantung.

Menjelang Hari Raya Kurban, 10 Ribu Kendaraan Memasuki Pulau Madura Melalui Jembatan Suramadu

Bupati Pamekasan Bagikan Kisah Perjuangannya ke Calon Wirausaha, Pernah Jualan Kerupuk Semasa Kuliah

Pasha Ungu Pakai Seragam & Berambut Pirang Jadi Sorotan Netizen, sampai Dijuluki Pejabat Nyentrik

Pasien mengeluhkan demam dan sesak, lalu menjalani rapid test dengan hasil nonreaktif pada 24 Juli 2020.

Pada Selasa (28/7/2020) pagi, pasien berobat ke salah satu rumah sakit swasta di Malang dan dilakukan pemeriksaan swab dengan hasil positif virus Corona.

Lalu pasien dirujuk ke rumah sakit rujukan Covid-19 di Malang dan pada Selasa (28/7/2020) malam meninggal dunia.

"Laporan data pasien meninggal baru masuk hari ini," kata dr M Muchlis.

Dikatakannya, satu pasien baru positif virus corona lainnya, yaitu perempuan berusia 36 tahun asal Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Pasien merupakan pindahan dari orang dalam pemantauan (ODP).

Pasien mempunyai faktor risiko tinggi terpapar Covid-19 karena suami kerja di Malang dan setiap hari pulang ke rumah.

Pada 24 Juli 2020, pasien berobat ke rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Blitar dengan keluhan batuk, pilek, dan sesak.

"Hasil tes swab pasien keluar kemarin dengan hasil positif. Sekarang yang bersangkutan melakukan isolasi mandiri," ujarnya.

Untuk dua pasien baru positif virus corona lagi, kata dr M Muchlis, yaitu, pindahan dari orang tanpa gejala (OTG) yang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi Covid-19 sebelumnya.

Kejaksaan Negeri Sampang Luncurkan Aplikasi Si Klebun untuk Berikan Pelayanan Cepat bagi Masyarakat

Mahasiswa Unair Demo, Tuntut Tranparansi Kampus, Potongan UKT 50 Persen hingga Subsidi Kuliah Daring

Lapas Kelas IIA Pamekasan Tutup Program Rehabilitasi Medis Tahap 1, Diikuti 110 Napi Pecandu Narkoba

Masing-masing, perempuan usia 45 tahun kontak erat dengan kasus konfirmasi asal Kelurahan Gedog, dan perempuan 37 tahun kontak erat dengan kasus konfirmasi asal Kelurahan Karangtengah.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved