Breaking News:

Virus Corona di Madiun

Dokter RSUD Sogaten Kota Madiun Positif Covid-19, Kini 27 Perawat Dikarantina di Asrama Haji

Sebanyak 27 perawat yang bekerja di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sogaten, dikarantina di Asrama Haji, Kota Madiun.

TRIBUNMADURA.COM/RAHADIAN BAGUS
DIBUKA—Ruang pelayanan instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Sogaten Kota Madiun dibuka kembali setelah ditutup 12 jam untuk sterilisasi menyusul satu dokter yang bertugas positif terpapar corona, Rabu (5/8/2020). 

TRIBUNMADURA.COM - Sebanyak 27 perawat yang bekerja di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sogaten, dikarantina di Asrama Haji Kota Madiun.

Direktur RSUD Sogaten Kota Madiun, Agus Nurwahyudi mengatakan, para tenaga medis ini dikarantina setelah seorang dokter di IGD dinyatakan positif Covid-19.

Selain perawat, ada tiga dokter yang menjalani karantina mandiri. Begitu juga dengan dokter yang terkonfirmasi positif Covid-19 juga menjalani karantina mandiri.

Berkedok Pijat Refleksi, Suami Jajakan Istri di Facebook Buat Layani Pria Hidung Belang Demi Uang

Seorang Anggota DPRD Nganjuk Reaktif Hasil Rapid Test, Kegiatan Kedewanan Belum Dihentikan

Ramalan Zodiak Kamis 6 Agustus 2020, Hati Leo Terasa Kosong, Energi dan Dinamisme Libra Tinggi

“Ada 27 perawat diisolasi mandiri di Asrama Haji Kota Madiun. Sementara tiga dokter menjalani isolasi mandiri,” kata Agus, Rabu (5/8/2020).

Agus mengatakan, dokter yang dinyatakan positif Covid-19 berstatus orang tanpa gejala dan tak memiliki penyakit bawaan. Belum diketahui dari mana dokter ini tertular.

Dia menjelaskan, dokter yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini menjalani tes swab karena pernah menangani pasien yang kemudian dinyatakan positif Covid-19.

Saat ini, hasil swab yang dilakukan petugas Dinas Kesehatan Kota Madiun terhadap 30 tenaga medis masih belum keluar. Selain 30 tenaga medis, keluarga dokter yang dinyatakan positif Covid-19 juga akan menjalani tes swab.

Angka Kematian Covid-19 di Kabupaten Malang Masih Tinggi, Dinkes: 100 Persen Pasien Punya Komorbid

Ramalan Zodiak Cinta Kamis 6 Agustus 2020, Sagitarius Kekasih Masa Lalu akan Muncul, Libra Bergairah

BREAKING NEWS: Kembali Geruduk Kejari Sampang, Warga Tanyakan Penanganan Kasus Korupsi Dana Desa

Selain pemeriksaan 30 tenaga medis, IGD rumah sakit milik Pemkot Madiun juga ditutup selama 12 jam untuk sterilisasi ruangan dan alat-alat kesehatan.

Selain melakukan karantina, juga dilakukan pembersihan atau sterilisasi di ruang IGD sejak Selasa (4/8/2020) kemarin mulai sekitar pukul 10.00 hingga tengah malam kemarin.

Pelayanan di UGD sempat dihentikan sekitar 12 jam.

Agus mengatakan pelayanan IGD kembali dibuka sejak Rabu (5/8/2020) pagi, setelah dilakukan sterilisasi ruangan dan alat-alat kesehatan secara menyeluruh.

Pembersihan tidak hanya dengan menyemrotkan cairan disinfektan saja, namun juga dengan menyinari menggunakan sinar ultraviolet sehingga ruangan IGD steril dan aman untuk melakukan pelayanan kesehatan.

Agus menjamin saat ini kondisi RSUD Sogaten aman bagi seluruh warga yang ingin berobat. Ia juga memastikan, karantina terhadap 30 tenaga medis ini tidak akan mengganggu operasional IGD RSUD Sogaten.

“Semua unit pelayanan jalan dan aman semuanya,” imbuhnya.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved