Berita Mojokerto

Motor Disita Polisi saat Razia Operasi Patuh Semeru? Begini Cara Mengambil Kembali Kendaraan Anda

Ada sebanyak 367 anak di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya wilayah Kabupaten Mojokerto.

TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Motor hasil razia pelanggar Operasi Patuh Semeru 2020 di Polres Mojokerto, Jumat (7/8/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Operasi Patuh Semeru 2020 di Jawa Timur telah resmi berakhir.

Operasi Patuh Semeru 2020 berakhir setelah dua pekan lamanya digelar.

Dalam Operasi Patuh Semeru 2020 itu, polisi melakukan razia bagi pengendara motor maupun mobil.

Gilang Pelaku Fetish Kain Jarik Bungkus Pocong Pasrah Ditangkap, Dibekuk Beserta Barang Bukti ini

Dua Pekan Operasi Patuh Semeru 2020, Terdapat 5 Kecelakaan di Pamekasan, 7 Korban Alami Luka-Luka

Jabatan Dandim 0826 Pamekasan Berganti, Letkol Inf Tejo Baskoro Resmi Gantikan Letkol Inf M Effendi

Seperti yang dilakukan di Kabupaten Mojokerto, Polres Mojokerto menindak ribuan pelanggar lalu lintas dan menyita kendaraan bermotor.

Hasilnya, ada sebanyak 367 anak di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya wilayah Kabupaten Mojokerto.

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander menjelaskan pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2020 dilaksanakan pada 23 Juli sampai 5 Agustus 2020.

Adapun target sasaran utama dalam Operasi Patuh Semeru 2020 ini yaitu pengendara motor tidak mengenakan helm SNI.

Lalu, knalpot brong, anak di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor, melawan arus lalu lintas dan juga berboncengan lebih dari dua.

"Jumlah total penindakan dalam Operasi Patuh Semeru 2020 yaitu sebanyak 1069 pelanggar," ungkapnya, Jumat (7/8/2020).

Tingkatkan Kualitas Tembakau di Sampang, Dinas Pertanian Siapkan Anggaran Rp 1,2 miliar untuk Petani

Tragedi Pilu Warga Dusun Magersari Lumajang Menjelang Subuh, 7 Ekor Sapi Limousin Dicuri Maling

Menurut dia, Operasi Patuh Semeru yang dalam pelaksanaannya dilakukan dalam situasi Pandemi Covid-19 ini juga diselipkan edukasi protokol kesehatan, kampanye wajib pakai masker dan lainnya.

Para pelanggar lalu lintas dikenakan Pasal 291, 285 dan 287 serta Pasal 106 yang putusannya berupa denda senilai Rp.150 ribu, Rp. 500 ribu dan paling tinggi senilai Rp.1 juta.

"Pelaksanaan Operasi Patuh Semeru ini dilakukan untuk keselamatan masyarakat dalam berlalulintas di Kabupaten Mojokerto," ungkapnya.

Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP AM Rido Ariefianto mengatakan pihaknya menekankan saat penindakan anak di bawah umur yang mengendarai motor dihadirkan orang tua yang bersangkutan dihadirkan untuk pertanggung jawaban.

"Mereka bersama orang tuanya membuat surat pernyataan yang intinya tidak akan mengulangi perbuatannya," jelasnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved