Berita Pamekasan
Curhatan Perawat Soal RSU Asyifa Husada Pamekasan Diteror, Jadi Tempat Penerima Order Fiktif Makanan
Rumah Sakit Umum (RSU) Asyifa Husada, Pamekasan, Madura, menjadi tempat yang sering diteror sebuah orderan fiktif makanan dari orang yang tak dikenal.
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Elma Gloria Stevani
"Terus paginya itu ada juga yang ke RSU Asyifa 2 orang. Agak siangan lagi, ada yang datang dari Rumah Makan Pecel Blitar, terus agak siangan lagi dari Kebab. Korbannya sudah lumayan banyak," tambahnya.
Rahman merinci, berdasarkan laporan yang dirinya terima dari sejumlah korban, pelaku memesan makanan dengan orderan yang cukup banyak.
• Wabup Qosim Klaim Gresik Keluar dari Zona Merah, Angka Kesembuhan Meningkat Lebih dari 70 Persen
• MTQ ke XXIX di Pamekasan Resmi Dibuka, Wabup Rajae Berharap Tercipta Generasi Muda yang Cinta Quran
• Simpan Sabu dan 310 Butir Pil Koplo di Lemari Baju, Pemuda Asal Menganti Diringkus Polres Gresik
Mulai dari, empek-empek dengan total pembelian Rp 400 ribu lebih, pecel Blitar 10 bungkus, kebab 10 bungkus, dan juga dibarengi dengan minta tolong agar diisikan pulsa.
Menurut Rahman, peristiwa orderan fiktif makanan ini sudah masuk ranah penipuan, sebab tempat rumah makan yang dipesan oleh pelaku jelas dirugikan.
Ia meminta kepada pihak kepolisian agar bertindak untuk menelusuri dan melacak nomor pelaku agar tidak semakin banyak rumah makan yang menjadi korban.
"Kalau misal nanti ada korban yang melapor, pasti si pelaku ini diproses hukum, karena ada pencemaran nama baiknya dan jelas pemilik rumah makan pasti dirugikan," tutupnya.