Breaking News:

Berita Surabaya

Sarbumusi Mengadu ke Pemprov Jatim, Protes Ratusan Buruh Jadi Korban PHK Sepihak di Sidoarjo

Ratusan buruh menggelar unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi, Jalan Embong Suryo, Kota Surabaya, Selasa siang (11/8/2020).

TRIBUNMADURA.COM/
Suasana unjuk rasa menolak PHK sepihak ratusan buruh yang tergabung dalam Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Sidoarjo, di depan Gedung Negara Grahadi, Jalan Embong Suryo, Kota Surabaya, Selasa siang (11/8/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Ratusan buruh yang mengatasnamakan Serikat Buruh Muslimin Indonesia ( Sarbumusi ) Kabupaten Sidoarjo, menggelar unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi, Jalan Embong Suryo, Kota Surabaya, Selasa siang (11/8/2020).

Para demonstran yang terdiri dari pekerja salon kecantikan, pabrik plastik, distribusi dan perdagangan bahan kimia, hingga industri padat karya itu menuntut pihak perusahaan agar mempekerjakan mereka kembali.

Korlap Unjuk Rasa, Achmad Yani, menuturkan, ada sekitar 450 buruh di Kabupaten Sidoarjo telah menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja ( PHK ).

Wabup Qosim Klaim Gresik Keluar dari Zona Merah, Angka Kesembuhan Meningkat Lebih dari 70 Persen

SPBU Mini di Desa Labuhan Sampang Ludes Terbakar, Pemilik Alami Kerugian Mencapai Rp 700 Juta

MTQ ke XXIX di Pamekasan Resmi Dibuka, Wabup Rajae Berharap Tercipta Generasi Muda yang Cinta Quran

Ia menilai, kebijakan tersebut diputuskan secara sepihak dan tidak dibahas bersama sama.

"Kami meminta kepada semua pihak. Khususnya, pemangku kebijakan dan pihak terkait lainnya, untuk membantu hak hak para buruh dapat terlindungi dan dipenuhi," ujarnya.

Sehingga, lanjut Achmad Yani, para buruh dapat bekerja kembali dan mendapatkan penghidupan layak. Ia juga berharap kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dapat memberikan bantuan terhadap korban PHK.

"Kami telah berupaya menempuh proses hukum. Salah satunya melaporkan kepada Disnaker Provinsi Jatim. Akan tetapi prosesnya terkesan berjalan lambat," keluhnya.

Menurutnya, para pengusaha seakan akan kebal dan sulit untuk dijerat dengan sanksi hukum ketenagakerjaan. Banyak praktik pelanggaran atas ketentuan hukum perburuhan yang marak terjadi dimana mana.

Simpan Sabu dan 310 Butir Pil Koplo di Lemari Baju, Pemuda Asal Menganti Diringkus Polres Gresik

Siswa SD di Pagerwojo Tulungagung Positif Covid-19, Kegiatan Kunjungan Guru Diminta Berhenti

Sehari, Kasus Positif Covid-19 di Jatim Bertambah 296 Kasus, Terbanyak dari Surabaya dan Sidoarjo

Aksi damai ini mendapatkan pengawalan ketat dari petugas keamanan Satpol PP, Polda Jatim dan petugas kepolisian setempat.

Sempat terjadi kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi. Kendati demikian petugas kepolisian lalu lintas dengan sigap mengarahkan kendaraan untuk segera mempercepat lajunya

Beberapa jam usai berorasi, massa menutup kegiatan ini dengan doa bersama.

Mereka kemudian membubarkan diri dengan damai. Kendati demikian, akan kembali menggelar aksi serupa di Sidoarjo dengan jumlah yang lebih besar.

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved