Breaking News:

Berita Ponorogo

Video Panas Ayah Tiri Cabuli Anaknya Tersebar di Medsos, Perlakuan Bejat Terungkap Sepekan Kemudian

Anak di bawah umur dicabuli ayah tirinya. Adegan pencabulan terekam kamera hingga tersebar di media sosial.

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
dhakatribune.com
Ilustrasi - Video Panas Ayah Tiri Cabuli Anaknya Tersebar di Medsos, Perlakuan Bejat Terungkap Sepekan Kemudian 

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Satreskrim Polres Ponorogo saat ini mendalami kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Ironisnya, terduga pelaku kasus pencabulan itu tidak lain adalah ayah tiri korban.

"Kemarin kita menerima laporan polisi terkait dugaan adanya tindak pidana pencabulan yang mana korban adalah anak di bawah umur," kata Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Hendi Septiadi, Selasa (18/8/2020).

Sempat Buron, Jambret Ponsel Ditangkap saat Datangi Kantor Polisi untuk Ambil Motor yang Ditilang

Penerapan Protokol Kesehatan pada Masa Pandemi, Seluruh Anggota Internal Polres Pamekasan Diperiksa

Anggota Polres Kediri Kota Dihukum Kerja Sosial, Ketahuan Tidak Pakai Masker saat Beraktivitas

"Yang sebagai terlapor diduga bapak tiri dari korban," sambung dia.

AKP Hendi Septiadi menjelaskan, perlakuan bejat ayah tiri berusia 29 tahun tersebut dilakukan di rumahnya sendiri.

Kasus itu baru diketahui setelah tersebarnya video yang berisi adegan pencabulan tersebut.

Video ini, lanjut AKP Hendi Septiadi, mulai tersebar di media sosial belum ada satu pekan yang lalu.

"Kita masih mendalami terkait perbuatan cabul tersebut baik dari saksi maupun ahli, termasuk pendistribusian video melalui media elektronik ini," lanjutnya.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Hendi Septiadi, Selasa (18/8/2020).
Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Hendi Septiadi, Selasa (18/8/2020). (TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI)

Temuan Daging Ayam Busuk Program BPNT di Tuban, Produk BPNT Dinilai Jadi Bisnis Kemiskinan

Hingga kini, Satreskrim Polres Ponorogo juga masih mencari tahu siapa yang merekam, mengirim, atau mengedarkan dan yang menerima video tersebut.

Ia menambahkan, dengan tersebarnya video tersebut, kasus yang diusut bukan hanya terkait pencabulan tapi juga memungkinkan akan dilapisi juga dengan UU ITE.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved