Breaking News:

Berita Sampang

Aplikasi SIPKD Diretas Hacker, Dokumen Laporan Keuangan Setiap OPD Pemkab Sampang Dipastikan Aman

Aplikasi Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) yang dikelola oleh BPKAD Kabupaten Sampang belum bisa diakses dan diduga diretas hacker.

CSO via tribunnews
Ilustrasi hacker 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Aplikasi Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) yang dikelola oleh Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sampang belum bisa diakses dan diduga diretas hacker.

Padahal aplikasi SIPKD menyimpan berbagai dokumen keuangan daerah dari semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Temuan tersebut diketahui pada 4 September 2020 oleh pihak Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sampang selaku pengelola.

Kodim Pamekasan Gelar Apel Operasi Pendisiplinan Protokol Kesehatan Covid-19, Sosialisasikan 3M

Kisah Asmara Nella Kharisma dan Dory Harsa, Sang Penabuh Kendang Curi-curi Pandang, Bikin Salting

Fakta-fakta Dory Harsa Suami Nella Kharisma, Begini Perjuangannya Taklukkan Hati Sang Biduan

Namun, hilangnya dokumen keuangan daerah dari semua Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) Sampang tersebut dinilai tetap aman.

Boleh dikatakan, tidak akan terjadi perubahan di dalam, meski sempat dikhawatirkan akan hilang dan dimanipulasi.

Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Bidang (Kabid) Anggaran BPPKAD Sampang, Maulid sebab, setiap Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) masih menyimpan dokumen aslinya, baik berbentuk hard copy maupun soft copy.

Mengetahui hal itu, setiap Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) ditugaskan kembali untuk mengunggah ulang semua dokumen keuangannya masing-masing d ditargetkan rampung dalam pekan ini.

"Saat ini sudah mulai pengunggahan," ujarnya kepada TribunMadura.com, Jumat (11/9/2020).

Dijelaskan, akibat terbobol hacker jenis dokumen yang hilang adalah Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan rencana kerja dan anggaran (RKA) dan dokumen lainnya yang berada di web tersebut.

Mengintip Tranformasi Nella Kharisma, Mulai dari Kecil Tampil Polos, Kini Menikah dengan Dory Harsa

5 Fakta Pernikahan Nella Kharisma dan Dory Harsa, Menikah di Kediri hingga Akui Sudah Lelah Sembunyi

Video Pernikahan Nella Kharisma dan Dory Harsa, Gandeng Tangan hingga Nyanyi di Depan Tamu Undangan

Namun, tidak semua dokumen yang raib, hanya tahun anggaran 2020 saja, sedangkan dokumen tahun anggaran sebelumnya tetap tersimpan di dalam aplikasi SIPKD.

"Dokumen hilang hanya sementara saja, jadi para OPD tinggal mengunggah ulang saja," tuturnya.

Terpisah, Sekertaris Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang Yulis Juwaidi menyampaikan, bahwa semenjak adanya pembobolan aplikasi SIPKD pihaknya, harus mengunggah ulang dokumen yang berkaitan dengan keuangan.

"Saya tidak tahu pasti penyebab hilangnya data tersebut, kami hanya diminta entri ulang semua dokumen keuangan," pungkasnya.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved