Virus Corona di Sumenep

Karyawan Menolak Ikut Rapid Test, PT Tanjung Odi Sumenep: Jangan Sampai Seperti Lingkaran Setan

Sebanyak 1.700 orang karyawan PT Tanjung Odi Sumenep menolak untuk dirapid test bersama keluarganya, Senin (12/10/2020).

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Ricky Cahyo, Pejabat Sementara (Pjs) Kasi Personalia General Affair (PGA) PT Tanjung Odi Sumenep saat memberikan keterangan, Senin (12/102020) 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Sebanyak 1.700 orang karyawan PT Tanjung Odi Sumenep menolak untuk dirapid test bersama keluarganya, Senin (12/10/2020).

Menanggapi penolakan ribuan karyawan pabrik rokok di Jalan Raya Sumenep-Pamekasan ini, Ricky Cahyo, Pejabat Sementara (Pjs) Kasi Personalia General Affair (PGA) PT Tanjung Odi Sumenep membenarkan jika ada penolakan dari karyawan pabrik.

"Ada penolakan dari karyawan pada saat kami melakukannya, tapi sudah ada mediasi antara karyawan, perusahaan dan gugus tugas," kata Ricky Cahyo saat ditemui media.

Pembelaan Gading Marten saat Gisel Disalahkan Cari Pengganti Suami: Jangan Jelek-jelekin Ibu Gempi

Tak Sengaja Sentuh Kabel, Satu Keluarga di Bojonegoro Tewas Mengerikan, Simak Kronologi Lengkapnya

Ketua MPP PAN Jatim Mundur dari Partai hingga Buka Peluang Gabung Partai Ummat Besutan Amien Rais?

Pihaknya mengatakan, alasan kewajiban rapid test bagi karyawan dan keluarga dari karyawan ini katanya arahan dari Gugus Tugas Covid-19 Sumenep.

"Itu arahan dari Gugus Tugas Covid-19, karena ingin memastikan penyebaran tidak sampai meluas lagi," katanya.

Ricky Cahyo mengaku, hal ini dilakukan demi perusahaan pabrik rokok dibuka kembali setelah dilakukan lockdown sejak 22 September 2020 lalu.

"Jika ingin buka kembali perusahaan, maka arahan dari gugus tugas Covid-19 perusahaan harus melakukan rapid test seperti biasanya dengan rutin. Namun ditambahkan keluarganya. Kenapa, harapannya agar tidak seperti lingkaran setan," pungkas Ricky Cahyo.

Takut Hasilnya Reaktif Covid-19, Semua Karyawan PT Tanjung Odi Sumenep Menolak Ikut Rapid Test

Alasan Sandiaga Uno Dukung Machfud Arifin di Pilkada Surabaya 2020: Sosok yang Religius dan Saleh

BREAKING NEWS - Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja Jadi Salah Satu Alasan Ketua MPP PAN Jatim Mundur

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved