Berita Bojonegoro

Penyebab Satu Keluarga di Bojonegoro Tewas Disebut Bukan Karena Jebakan Tikus, Ini Pengakuan Kerabat

Kejadian yang merenggut nyawa satu keluarga di Kabupaten Bojonegoro itu dinilai bukan karena tersetrum listrik jebakan tikus.

Penulis: Mohammad Sudarsono | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/M SUDARSONO
Polsek Kanor melakukan olah TKP korban meninggal tersetrum listrik di Desa Tambahrejo, Bojonegoro, Senin (12/10/2020) 

Ternyata ayah dan anak ini sudah tersetrum kabel penerangan yang jatuh di tanah, kabel tidak ada kulitnya. 

Mengetahui suaminya tak pulang hingga larut malam, Reswati bersama Arifin mendatangi lokasi sawah.

satu keluarga ditemukan tergeletak di sawah miliknya di Desa Tambahrejo, Kecamatan Kanor, Bojonegoro, Senin (12/10/2020)
satu keluarga ditemukan tergeletak di sawah miliknya di Desa Tambahrejo, Kecamatan Kanor, Bojonegoro, Senin (12/10/2020) (ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM)

Baca juga: Pembangunan Bendungan Bendo Jadi Klaster Baru Covid-19 di Ponorogo, Bagaimana Nasib Proyeknya?

Baca juga: Sejumlah Pemuda Gelar Demo di Gedung DPRD Pamekasan, Tuding Ada Keanehan pada Anggaran Mobil Sigap

Namun, ibu dan anak yang tidak mengetahui kondisi medan itu juga mengalami nasib nahas.

Mereka akhirnya ikut meninggal karena tersengat listrik yang terjatuh di tanah.

"Jadi empat orang yang masih satu keluarga ini meninggal di lokasi yang sama," kata dia.

"Ada luka bakar di dada, kaki dan tangan akibat tersetrum," jelasnya.

"Kabel ini untuk penerangan dan biasanya bagi warga sekitar juga untuk jebakan tikus," pungkas Kapolsek.(nok)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved