Breaking News:

Berita Jawa Timur

Dalam Sebulan, Ada 1,6 juta Pelanggar Terjaring Operasi Yustisi di Jatim, Denda Terkumpul Rp1,6 M

Polda Jatim mencatat ada sebanyak 1,6 juta pelanggar terjaring operasi yustisi protokol kesehatan sejak sebulan digelar.

TRIBUNMADURA.COM/WILLY ABRAHAM
Operasi yustisi penggunaan masker di depan pendopo Kabupaten Gresik, Selasa (15/9/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Polda Jatim mencatat ada sebanyak 1,6 juta pelanggar terjaring operasi yustisi protokol kesehatan sejak sebulan digelar.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan, itu pihaknya telah melakukan 121.203 operasi yustisi di berbagai titik di Jawa Timur.

Selama periode itu, kata Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Polda Jatim menjaring 1.637.998 masyarakat yang melanggar. 

Baca juga: Operasi Yustisi di Batumarmar Pamekasan, Sejumlah Pengendara Disanksi Lantaran Tak Pakai Masker

Baca juga: Pembangunan Pabrik Pengolahan Batu dan Keramik Ditolak Warga Kota Kediri, Dinilai Timbulkan Polusi

Baca juga: Tepati Janji, Gubernur Khofifah Fasilitasi Para Butuh dan Pekerja Jatim Dialog dengan Menkopolhukam

"Untuk jumlah teguran ada 1.3 juta, yang terdiri dari 1.049.957 teguran lisan dan 294.215 teguran secara tertulis," ujarnya, Rabu (14/10/2020). 

Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menambahkan, dari operasi yang dilakukan, ada 216.602 masyarakat yang mendapatkan sanksi bekerja di fasilitas umum.

"Sedangkan sanksi denda administrasi, ada 39.145 pelanggaran," ujar mantan Kabid Humas Polda Jawa Barat itu.

Dari sanksi denda ini terkumpul nilai denda yang totalnya mencapai Rp1,6 miliar atau  Rp1.697.257.000.

Perwira dengan tiga melati emas itu menyebut, denda yang ini sesuai dengan peraturan wali kota atau bupati di daerah tersebut.

Ia memastikan, uang hasil dendanya masuk ke pemerintah setempat.

Baca juga: Ngaku Tak Punya Kerjaan Tetap, Pria asal Nganjuk Mencuri Sepeda di Masjid Al Munawar Tulungagung

Baca juga: Lanjutan Liga 1 2020 Belum Dapat Restu dari Kepolisian, Arema FC Berharap Ada Alternatif Solusi

Di kesempatan yang sama, dia mengatakan, ada ada sebanyak 71 tempat usaha yang ditutup karena tidak menerapkan protokol kesehatan.

"Ada pula sanksi sita KTP 38.079 masyarakat dan ada empat orang yang mendapat sanksi kurungan penjara," pungkasnya. 

Penulis: Syamsul Arifin
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved