Breaking News:

Berita Bondowoso

Pemkab Bondowoso Belum Menyusun Perda soal Layangan yang Sebabkan Gangguan Listrik Padam

Layangan milik warga yang menyangkut di jaringan PLN mengakibatkan gangguan listrik padam.

Dok PLN ULP Bondowoso
ilustrasi - Pemkab Bondowoso Belum Menyusun Perda soal Layangan yang Sebabkan Gangguan Listrik Padam 

TRIBUNMADURA.COM, BONDOWOSO - Beberapa wilayah di Kabupaten Bondowoso mengalami gangguan listrik padam.

Penyebabnya, ada layangan milik warga yang menyangkut di jaringan PLN.

Kendati begitu, Pemerintah Kabupaten Bondowoso belum menyusun Perda terkait bermain layangan.

Baca juga: Layangan Sebabkan Listrik Padam di Wilayah Mojokerto, PLN Ingatkan Warga Tak Main Sembarangan

Baca juga: Tak Puas di Ranjang Karena Kemaluan Suami Kecil, Istri Dilaporkan ke Polisi, Diduga Umbar Gosip

Baca juga: Tergiur Omzet Rp 400 Ribu, 3 Warga Gresik Nekat Jadi Penombok Judi Togel, Terancam 10 Tahun Penjara

"Tidak ada Perda yang mengatur hal tersebut (bermain layangan)," kata Kepala Satpol PP Bondowoso, Aris Agung Sungkowo, Kamis (15/10/2020).

Kendati tidak ada Perda, lanjut Agung, pihaknya akan menindak lanjutinya dengan memberikan imbauan bagi warga agar tak bermain layangan di sembarang tempat.

Sebab, selain bisa memicu gangguan listrik padam, juga membahayakan pengendara.

"Kami juga bakal berkoordinasi dengan pihak PLN," terangnya.

Ketua Komisi I DPRD Bondowoso, Tohari mengatakan, persoalan terkait bermain layangan di sembarang tempat sebetulnya sudah menjadi atensi Pemerintah Kabupaten Bondowoso sedari beberapa bulan lalu.

Baca juga: Masuki Musim Hujan, 14 Desa di Kabupaten Madiun Masuk Kategori Rawan Longsor, Warga Diimbau Waspada

Baca juga: Berebut Tanah Warisan, Novi Eko Tega Tusuk Perut Adik Ipar hingga 3 Kali, Tetangga Beri Kesaksian

Rencananya, Pemerintah Kabupaten Bondowoso menerbitkan surat edaran mengenai aturan bermain layangan.

"Saya akan coba cek lagi, surat edaran itu sudah diterbitkan atau tidak," kata dia.

"Sudah selayaknya surat edaran itu diterbitkan untuk mengatur tempat-tempat tertentu yang dilarang untuk bermain layangan," ujarnya.

Apabila surat edaran itu belum atau tak kunjung diterbitkan, pihaknya akan berinisiatif mencoba menggali informasi dari PLN terkait gangguan listrik padam karena layangan. Setelah itu, pihaknya akan menindaklanjuti.

"Sekarang, penerbitan Surat Edaran itu menjadi penting. Kalau belum diterbitkan, Pemkab Bondowoso atau Bupati sebaiknya segera menerbitkannya," pinta Tohari.

Baca juga: Penulis asal Madura Muna Masyari Raih Anugerah Sutasoma, Bukunya Jadi Karya Terbaik Indonesia 2020

Dengan adanya Surat Edaran, itu bisa menjadi dasar Satpol PP untuk menertibkan warga yang bermain layangan di sembarang tempat.

"Itu agar kejadian serupa tak kembali terulang," pungkasnya. (nen)

Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved