Virus Corona di Jawa Timur
Zona Oranye Covid-19 Tersisa 15 Daerah, Kasus Aktif Corona Jawa Timur Terendah No 2 di Indonesia
Kini 40 persen saja daerah di Jawa Timur yang zona oranye, sementara sisanya 60 persen sudah masuk zona kuning.
Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Jawa Timur terus menunjukkan progres positif dalam melakukan pengendalian Covid-19.
Per Selasa (27/10/2020), hanya tersisa 15 kabupaten kota di Jawa Timur yang masih berstatus zona oranye atau berisiko sedang penularan Covid-19.
Sedangkan sisanya, yaitu sebanyak 23 kabupaten kota di Jawa Timur sudah berstatus zona kuning atau berisiko rendah penularan covid-19.
Baca juga: Pelaku Pemerkosaan Anak di Jenggawah Jember Ditangkap, Ada 7 Tersangka yang Ditetapkan Polisi
Baca juga: Selama Oktober, Tim Swab Hunter Surabaya Jaring 2.405 Orang Ikut Tes Swab, 52 Positif Covid-19
Baca juga: Marah Tak Dipinjami Uang, Kuli Bangunan Aniaya Pensiunan ASN, Sekap hingga Pukul Korban Pakai Batu
Artinya, kini 40 persen saja daerah di Jawa Timur yang zona oranye, sementara sisanya 60 persen sudah masuk zona kuning.
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, progres positif ini merupakan buah hasil kerja sama dan sinergi luar biasa dari nakes, TNI Polri, seluruh kabupaten kota dan warga.
Padahal, sebelumnya, kata dia, Jatim pernah mengalami lonjakan kasus yang signifikan pada bulan Juli - Agustus 2020.
Bahkan pada bulan Agustus, kasus Covid-19 secara kumulatif menjadi tertinggi kedua setelah Provinsi DKI Jakarta.
"Alhamdulillah Jawa Timur konsisten memiliki kesembuhan yang lebih tinggi dibandingkan kasus baru," kata Khofifah Indar Parawansa.
"Di sisi lain kapasitas testing juga terus naik sehingga positivity rate menurun,” sambung dia.
Baca juga: Mobil Isuzu Panther Adu Moncong dengan Truk di Jalan Raya Pamekasan-Sumenep, Dua Orang Tewas
Baca juga: Hari Kedua Operasi Zebra 2020 di Pamekasan, Satlantas Beri Sosialisasi dan Bagi Brosur ke Pengendara
Per 26 Oktober 2020, berdasarkan pengolahan data dari Kemenkes RI, Jawa Timur menjadi provinsi dengan prosentase kasus aktif terendah no 2 se-Indonesia.
Kasus aktif merupakan jumlah terkini individu yang sedang menderita covid-19. Yang belum dinyatakan sembuh berdasarkan tes swab.
Khofifah menjelaskan, per 26 Oktober 2020, berdasarkan pengolahan data yang dirilis oleh Kemenkes RI 5 Provinsi dengan prosentase kasus aktif terendah di Indonesia adalah Gorontalo yakni 2,66 persen, lalu disusul Jawa Timur yang kasus aktif covidnya adalah 4,55 persen.
Kemudian Kalimantan Selatan dengan angka 5,97 angka, lalu disusul Bali yakni 6,95 persen dan Maluku Utara yakni 8,67 persen.
Secara kuantitatif, kasus aktif covid-19 di Jawa Timur juga menjadi terendah dibandingkan provinsi besar lain di Jawa.
Total kasus aktif covid-19 Jawa Timur sebanyak 2.352 kasus, sedangkan Jawa Tengah sebanyak 3.762 kasus, Jawa Barat 9897 kasus dan DKI Jakarta sebanyak 11.473 kasus.