Breaking News:

Berita Pamekasan

Komisi I DPRD Pamekasan Minta Warga Boikot Produk Prancis, Tapi Jangan Sampai Lakukan Penjarahan

Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Kabupaten Pamekasan meminta warga agar ikut serta memboikot semua produk yang berasal dari negara Prancis

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pamekasan, Ali Masykur, Kamis (5/11/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Komisi I DPRD Kabupaten Pamekasan meminta warga agar ikut serta memboikot semua produk yang berasal dari negara Prancis.

Imbauan itu diserukan sebagai bentuk kecaman keras terhadap pernyataan Presiden Prancis, Emmanuel Macron perihal penayangan kartun Nabi Muhammad SAW yang disebut sebagai simbol kebebasan berpendapat.

Anggota Komisi I DPRD Pamekasan, Ali Masykur mengatakan, Komisi I sepakat mengutuk dan mengecam keras tindakan Presiden Prancis yang telah menghina Rasulullah dan Agama Islam, karena telah melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia.

Baca juga: Bupati Pamekasan Launching 2000 Beasiswa Santri saat Acara Maulid Nabi, Berharap Ada Santri Hafiz

Baca juga: Bupati Baddrut Tamam akan Tambah Beasiswa untuk Sekolah Kedinasan, Harap Ada Kapolri Warga Pamekasan

Baca juga: Dari Ratusan Penganut Aliran Syiah, 21 di Antaranya Tolak Ikuti Ikrar untuk Kembali ke Ajaran Aswaja

Bahkan, ia juga mengimbau kepada seluruh umat Islam di Kabupaten Pamekasan untuk memboikot segala produk asal negara Prancis.

"Kepada seluruh umat Islam di Kabupaten Pamekasan untuk lebih menggunakan produk-produk dalam negeri," kata Ali Masykur, Kamis (5/11/2020).

Meskipun demikian, Ali Masykur meminta kepada masyarakat untuk tidak melakukan tindakan penjarahan atas seluruh produk asal negara Prancis yang masih ada di Kabupaten Pamekasan.

"Tapi kami melarang tindakan anarkis terhadap penjual atau pedagang produk asal Negara Prancis," peringatnya.

Baca juga: Akhirnya Sule Jawab Isu Nathalie Holscher Punya Anak dan Pernah Menikah: Nggak Ada Manusia Sempurna

Baca juga: Jubir Aksi Demonstrasi Guru dan Kepala Madrasah di Kemenag Kediri Ungkap Masalah Pemotongan Dana Bos

Baca juga: Pihak Kemenag Kabupaten Kediri Kabulkan Semua Permintaan Demonstran Terkait Pemotongan Dana BOS

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved