Breaking News:

Hentikan Kebiasaan Minum Teh setelah Makan, Bisa Berisiko Proses Pencernaan dan Penyerapan Nutrisi

Ahli gizi tidak merekomendasikan aktivitas minum teh dilakukan sambil maupun setelah makan.

ISTIMEWA
ilustrasi teh 

TRIBUNMADURA.COM - Teh dikenal sebagai satu di antara minuman yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Tapi ternyata, minum teh tidak bisa dilakukan di sembarang waktu.

Himaa Aliya, S.Gz, Kepala Unit Gizi RS JIH Solo, tak merekomendasikan aktivitas minum teh dilakukan sambil maupun setelah makan.

Baca juga: Alasan Kenapa Daging Burger Tidak Boleh Dimasak Setengah Matang, Bisa Timbulkan Bahaya Kesehatan

Baca juga: 5 Cara Mencerahkan Selangkangan Hitam secara Alami, Cuma Pakai Bumbu Dapur hingga Susu

Ia menyebut, minum teh setelah makan berisiko mengganggu pencernaan dan penyerapan nutrisi ke dalam tubuh.

"Ada beberpa hal yang perlu di perhatikan sebelum minum teh, salah satunya adalah kapan sebaiknya kita minum teh," jelas Himaa saat diwawancara Kompas.com ( grup TribunMadura.com ), Rabu (22/11/2020).

Himaa menerangkan kandungan asam tannin dan polifenol dalam teh bisa mengganggu penyerapan protein dan zat besi.

"Pasalnya, asam tannin dan polifenol akan mengikat kedua zat gizi itu di dalam usus," terang dia.

Jika sampai terjadi hal itu, tubuh akhirnya tidak akan bisa menyerap dan mengurai zat zat protein dan zat besi.

Padahal, kata Himaa, tubuh membutuhkan kedua zat gizi tersebut untuk mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan.

Maka dari itu, dia menyarankan masyarakat, terutama yang menderita anemia (kekurangan zat besi) lebih baik tidak membiasakan diri minum teh baik sambil atau setelah makan.

Halaman
12
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved