Breaking News:

Berita Pamekasan

Ketua LBH Pusara Pamekasan Beri Wawasan Perihal Isi UU No 22 Tahun 2009 ke 80 Sopir Madura

80 sopir di Pamekasan mendapat arahan terkait Undang-Undang nomor 22 tahun 2009.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Ketua LBH Pusara Pamekasan, Marsuto Alfianto saat memberikan penjelasan dan pemahaman perihal UU nomor 22 tahun 2009 di aula Hotel Front One Pamekasan, Jumat (4/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pusara Pamekasan, Madura, memberikan sosialisasi dan wawasan kepada 80 sopir di Pamekasan perihal isi Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 di aula Hotel Front One Pamekasan.

Marsuto Alfianto mengatakan, terselenggaranya acara ini karena pihaknya diminta oleh LLAJ Jawa Timur untuk memberikan penjelasan dan pemahaman kepada sopir di Madura perihal UU no 22 tahun 2009.

Kata dia, selama ini, banyak sopir di Pamekasan yang tidak paham perihal isi UU nomor 22 tahun 2009.

Baca juga: Ustaz Maaher Ternyata Pernah Dilaporkan ke Polda Jatim Atas Kasus Dugaan Penghinaan Terhadap Gus Dur

Baca juga: Pembatasan Jam Operasional Kafe, Restoran dan Rumah Makan di Kota Blitar Diberlakukan Mulai Hari ini

Menurut pengacara kondang nasional ini, sangat penting seorang sopir mengetahui dan memahami isi dari UU nomor 22 tahun 2009 tersebut.

Saran Marsuto Alfianto, ada beberapa poin penting yang wajib diketahui oleh sopir di Madura perihal UU nomor 22 tahun 2009 yang menjadi dasar sopir ditilang oleh Polisi lalu lintas (Polantas).

Misal, sopir ditilang oleh Polantas dan menerima keselahan ya, maka akan diberi kertas berwarna.

Nantinya, sopir tersebut bisa langsung membayar denda tilang melalui Bank BRI.

Namun, jika tidak merasa bersalah dan ternyata masih ditilang oleh Polantas, maka sopir bisa minta bukti tilang berwarna merah.

Sehingga nantinya, bisa minta diadili di Pengadilan Negeri (PN).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved