Breaking News:

Pilkada Sumenep 2020

100 Anggota Polres Pamekasan Ikuti Rapid Test Sebelum Amankan Pilkada Sumenep 2020, Hasilnya Negatif

Polres Pamekasan melakukan rapid test terhadap 100 orang anggota Polres setempat yang akan ditugaskan mengamankan pemungutan suara Pilkada Sumenep.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Suasana saat ratusan personel Polres Pamekasan yang akan bertugas melakukan pengamanan Pilkada di Sumenep ketika dirapid test di Gedung Joglo Polres Pamekasan, Sabtu (5/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Polres Pamekasan melakukan rapid test terhadap 100 orang anggota Polres setempat yang akan ditugaskan memperkuat pengamanan pemungutan suara pada Pilkada Sumenep 2020.

Rapid test itu dilaksanakan di Gedung Joglo Polres Pamekasan, Sabtu (5/12/2020).

Petugas pelaksana kegiatan rapid test tersebut dari Urusan Kesehatan (Urkes) Polres Pamekasan.

Baca juga: Datangi Bawaslu, Warga Surabaya Tuntut Laporan Dugaan Penggunaan Bantuan BNPB untuk Pilkada Diusut

Baca juga: Cara Cek Penerima Bantuan UMKM di Link Banpres eform.bri.co.id/bpum, Ini Panduan Pencairan BLT BPUM

Baca juga: Beredar Kabar Massa Akan Geruduk Rumah Induk Mahfud MD di Pamekasan, Keponakan Menko Polhukam: Hoax

Proses pengambilan rapid test itu dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Setiap petugas pelaksana rapid test, tampak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.

Sedangkan, anggota Polres Pamekasan yang akan dirapid, diwajibkan mencuci tangan terlebih dahulu.

Selain itu, juga diwajibkan menggunakan masker dan menjaga jarak selama proses rapid test berlangsung.

Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar, melalui Kasubbag Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah mengatakan, rapid test ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan personel Polres Pamekasan yang akan ditugaskan untuk pengamanan Pilkada di wilayah hukum Polres Sumenep.

Baca juga: Polisi Jaga Ketat Rumah Induk Mahfud MD di Desa Plakpak Pamekasan, Beredar Kabar akan Ada Aksi Massa

Baca juga: Risma Dilaporkan ke Bawaslu Soal Surat untuk Warga Surabaya, KIPP Sebut Risma Layak Dihukum Pidana

Baca juga: Libur Panjang Akhir Tahun, Pemkot Malang Imbau Warga Tetap di Rumah dan Waspada Peningkatan Covid-19

Kata dia, rapid test tersebut merupakan keharusan bagi setiap personel yang akan melakukan penugasan keluar wilayah hukum Polres Pamekasan di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

"Rapid test itu dilakukan juga sebagai upaya untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19," kata AKP Nining Dyah kepada TribunMadura.com.

Saat ratusan personel Polres Pamekasan itu selesai dilakukan rapid test, hasilnya dinyatakan negatif Covid-19.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved