Breaking News:

Berita Kediri

Masih Masa Pandemi, Kapolres Kediri Larang Kegiatan Pesta Kembang Api Pada Malam Pergantian Tahun

Kapolres Kediri berharap masyarakat tidak merayakan Natal dan Tahun Baru 2021 dengan berkumpul dan menggelar kegiatan pesta kembang api.

TRIBUNMADURA.COM/FARID MUKARROM
Apel Operasi Lilin Semeru di Mapolres Kediri, Senin (21/12/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Enam titik pos pengamanan telah disediakan oleh Polres Kediri menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2021.

Oleh sebab itu demi menciptakan suasana Kantibmas di Kabupaten Kediri, Polres Kediri akan melakukan Operasi Lilin Semeru 2020.

Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono mengatakan bahwa rencananya kegiatan operasi Lilin Semeru 2029 akan dilakukan bersama TNI, Kajari, BNN Kabupaten Kediri, Satpol PP dan ormas Banser.

Baca juga: Polres Sumenep Larang Warga untuk Berpesta Melakukan Keramaian pada Natal dan Tahun Baru 2021

Baca juga: Bupati Sumenep Abuya Busyro Karim Sembuh dari Covid-19 Setelah 8 Hari Isolasi di RSHU Surabaya

Baca juga: TNI, Polri, dan Satpol PP Bangkalan Bubarkan Kerumunan Massa di Lokasi Pagelaran Orkes Dangdut

"Kami sudah mempersiapkan sarana dan prasarana yang mendukung dalam kegiatan pengamanan natal dan tahun baru 2021," kata Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono kepada TribunMadura.com.

Menurut Lukman Cahyono bahwa Operasi Lilin Semeru 2020 dilaksanakan selama 15 hari mulai 21 Desember sampai 4 Januari 2021.

"Sebanyak 350 personil Gabungan akan bersiaga di 6 pos pengamanan yang udah disiapkan," imbuhnya.

Untuk titik pos pengamanan yang disebar adalah area titik masuk Kabupaten Kediri, maupun tempat keramaian sehingga ke depannya bisa cepat melayani masyarakat yang membutuhkan bantuan. 

"Sasaran operasi ini tetap mengedepankan protokol kesehatan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan kepada masyarakat agar terhindar dari Covid-19," jelasnya. 

Masih kata Lukman Cahyono bahwa ia berharap masyarakat tidak merayakan perayaan Natal dan Tahun Baru 2021 dengan berkumpul dan lebih baik memeriahkan Natal dan Tahun Baru 2021 di rumah.

"Untuk kegiatan kumpul-kumpul, musik dan kembang api ditiadakan sebagai langkah untuk mencegah kerumunan dan penyebaran Covid-19," tuturnya.

Selain itu untuk mengantisipasi kerawanan dalam aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan kriminalitas seperti teror maupun yang lain sudah menjadi atensi utama dari petugas. 

"Saya berharap Natal dan tahun baru ini bisa berjalan aman, nyaman, dan kondusif serta yang terpenting harus tetap mematuhi protokol kesehatan," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved