Breaking News:

Virus Corona di Madiun

Kota Madiun Zona Merah Covid-19, Lampu di Taman Hiburan dan Fasilitas Umum Dimatikan Pukul 20.00 WIB

Untuk mengantisipasi penularan Covid-19, Pemkot Madiun mengeluarkan kebijakan pembatasan jam malam di tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Istimewa/TribunMadura.com
Peta Kesembuhan Covid-19 Kota Madiun, Senin 28 Desember 2020. 
TRIBUNMADURA.COM, MADIUN -  Kasus penularan virus corona di Kota Madiun semakin menjadi.
Dalam dua hari, 27 Desember dan 28 Desember, terjadi penambahan sebanyak 28 kasus.
Untuk mengantisipasi penularan Covid-19, Pemerintah Kota Madiun mengeluarkan kebijakan terkait pembatasan jam malam di tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan..
‘’Lampu di fasilitas umum dan taman hiburan dimatikan mulai pukul 20.00 WIB,’’ kata Wali Kota Madiun, Maidi, Senin (28/12/2020).
Beberapa lokasi tersebut di antaranya, Lapangan Gulun, Taman Hijau Demangan, Margobawero. Pemadaman lampu dilakukan untuk membatasi jumlah pengunjung yang datang.
Maidi menuturkan, pemkot juga menyiapkan mobil pemadam kebakaran untuk menyemprot area kerumunan yang tidak patuh protokol kesehatan. 
Dia berharap warga Kota Madiun tidak menganggap penularan Covid-19 sesuatu hal yang sepele. Diperlukan kerjasama dari berbagai pihak, termasuk masyarakat, untuk mencegah penularan. 
Pada malam pergantian tahun, Pemkot Madiun tidak menyelenggarakan acara atau kegiatan khusus. Ia mengimbau kepada  masyarakat agar tidak bepergian luar kota apabila tidak ada kepentingan yang mendesak.
Sebelumnya, Maidi juga menyampaikan akan menutup akses masuk ke Kota Madiun mulai pukul 22.00, pada saat malam pergantian tahun baru. 
Sedangkan untuk aksss Jalan Pahlawan akan ditutup pada pukul 20.00 untuk seluruh kendaraan.Kebijakan ini dilaksanakan untuk mengantisipasi gelombang pengunjung pada malam perayaan tahun baru dan mencegah penularan Covid-19 di wilayahnya.
Untuk diketahui, saat ini Kota Madiun masuk dalam kategori wilayah zona merah.
Saat ini, jumlah kasus Covid-19 di Kota Madiun mencapai 386 kasus, 281 di antaranya sembuh,  dan 26 orang meninggal dunia.
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved