Breaking News:

Berita Pamekasan

Dump Truk Bermuatan Aspal Terguling di Kecamatan Pegantenan Pamekasan, Alami Kerugian 9 Ton Aspal

Sebuah mobil Dump Truk bermuatan aspal terguling di Dusun Dadak Barat, Desa Palesanggar, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Kondisi mobil truk yang terguling di Dusun Dadak Barat, Desa Palesanggar, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Minggu (27/12/2020) sekitar pukul 13.45 WIB. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Sebuah mobil dump truk bermuatan aspal terguling di Dusun Dadak Barat, Desa Palesanggar, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Minggu (27/12/2020) sekitar pukul 13.45 WIB.

Dump Truk tersebut dikemudikan oleh Udi, pria berusia 28 tahun, warga Kabupaten Malang.

Kapolsek Pegantenan, AKP H Junaidi menjelaskan kronologi tergulingnya dump truk berwarna hitam ini.

Baca juga: Inlah Daftar Bantuan yang Akan Dibuka Kembali di 2021, Ada Kartu Prakerja, Subsidi Gaji dan BLT UMKM

Baca juga: Gus Yaqut: Agama sebagai Inspirasi Bukan Aspirasi, Forum Ulama, Habaib dan Tokoh Madura Tak Terima

Baca juga: Jenis Baru Virus Covid-19 Muncul, Wali Kota Malang Wanti-wanti: Disiplin Jalani Protokol Kesehatan

Baca juga: Motor di Lamongan Tersangkut Badan Truk, Berawal Saat Pengendara Mendahului, Korban Tewas di TKP

Baca juga: 5 Shio Ini Diramal Paling Beruntung Dalam Segala Hal di Tahun 2021, Apakah Shio Kamu Termasuk?

Baca juga: Madura United Putuskan Bubarkan Pemain, Fokus Pembenahan Administrasi Internal dan Memantapkan MUFA

Baca juga: Askab PSSI Sampang Terancam Dapat Sanksi dari Gugus Tugas Seusai Kompetisi Internal Berujung Ricuh

Baca juga: Saat Varian Baru Corona di Inggris Lebih Ganas, Jam Operasional Objek Wisata di Bondowoso Dibatasi

Semula, truk tersebut melaju dari arah selatan dan hendak menuju ke utara Jalan Dusun Dadak Barat.

Namun saat hendak berbelok, pengemudi hilang kendali karena medan jalan sempit dan licin.

Sehingga dump truk yang dikemudikan sopir asal Malang tersebut langsung miring dan terguling.

"Proses evakuasi dilakukan secara manual oleh petugas dan dibantu masyarakat setempat," kata AKP H Junaidi saat dikonfirmasi TribunMadura.com, Senin (28/12/2020).

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Hanya saja, pemilik mengalami kerugian material aspal sebanyak 9 ton yang tumpah ke pinggir jalan raya.

"Proses evakuasi selesai sekitar pukul 17.00 WIB," tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved