Nelayan di Sumenep Hilang
BREAKING NEWS - Nelayan di Kepulauan Sumenep Hilang Saat Melaut, Belum Ditemukan Hingga Saat Ini
Seorang nelayan asal Desa Kalisangka, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Abu Bakar, dikabarkan jatuh dan hilang saat mencari ikan di laut Pulau Kangean.
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Elma Gloria Stevani
Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana
TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Salah seorang nelayan asal Desa Kalisangka, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Abu Bakar (46), dikabarkan jatuh dan hilang saat mencari ikan di laut Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Informasi yang dihimpun TribunMadura.com, nelayan tersebut hingga saat ini belum ditemukan.
Diduga perahu miliknya sendiri yang digunakan terseret arus dan angin kencang pada hari Selasa (5/1/2021).
Baca juga: Awalnya Mengeluh Batuk, Perawat Puskesmas Bungkal Ponorogo Meninggal dalam Kondisi Positif Covid-19
Baca juga: Empat Budak Sabu di Lenteng Sumenep Dibekuk Polisi, Semua Tersangka Ditangkap di Tempat Berbeda
Baca juga: Gisel Menyesal, Tangis Wijin Langsung Pecah Usai Mama Gempi Minta Maaf Soal Video Syur: Berpelukan
Baca juga: Viral Video Bullying di Alun-alun Gresik, Polisi Tangkap 7 Pelaku, Pemkab Akan Memberi Pendampingan
Abu Bakar pergi melaut dengan membawa perahu miliknya yang biasa digunakan untuk mencari ikan.
Kepala Desa Kalisangka membenarkan kabar nelayan hilang saat mencari ikan di laut Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura.
Mnurut beberapa teman korban, pada saat kejadian sempat melihat korban dari jauh.
"Saat itu korban melaut di utara Pulau Kangean, ada temannya jaraknya sekitar 100 meteran dari korban sempat melihatnya," kata Ainurridla saat dihubungi, Kamis (7/1/2021).
Sesuai penuturan teman-teman korban, arus di laut memang sangat deras dan ada angin kencang.
Korban diduga terjatuh dari perahunya saat memancing ikan.
Sementara, teman-teman korban sempat langsung melakukan pencarian.
"Namun tidak berhasil menemukannya. Korban kemungkinan terjatuh dari perahunya, karena saat didekati perahunya masih hidup cuma posisi mesin nol," tuturnya.
Setelah kejadian itu, keluarga korban dan teman-temannya langsung melakukan pencarian ke tengah laut. Dan bahkan ada yang menyelam dilokasi tempat hilangnya korban tersebut.
Pihaknya sebagai Kades sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kangean dan juga Basarnas Surabaya pertelpon.
Namun sampai sekarang belum ada respon dari Basarnas Surabaya.