Breaking News:

Blusukan Mensos Risma

Kritik Soal Blusukan yang Dilakukan Mensos Risma, Profesor Beri Saran Program yang Bisa Dilanjutkan

aksi blusukan yang dilakukan Menteri yang akrab disapa Risma ini menimbulkan pro dan kontra. Profesor Mas'ud mengkritisi cara penanganan PMKS

TRIBUNMADURA.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Menteri Sosial Tri Rismaharini 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Menteri Sosial Tri Rismaharini langsung tancap gas dan blusukan usai menduduki jabatan barunya itu.

Namun, aksi blusukan yang dilakukan Menteri yang akrab disapa Risma ini menimbulkan pro dan kontra.

Ada yang menilai blusukan yang dilakukan mantan Wali Kota Surabaya itu baik.

Tapi ada juga yang menilai blusukan tersebut kurang efektif.

Satu di antara tanggapan tersebut datang dari Direktur Pasca Sarjana Universitas Islam Malang Profesor Mas'ud Said. 

Sebagaimana diketahui bahwa beberapa hari ini aksi mantan Wali Kota Surabaya tersebut viral di media massa dan media sosial, bahkan sempat menjadi trending topic.

Baca juga: CEK REKENING! Gaji PNS Naik, Pegawai Terendah Minimal Rp 9 Juta Per Bulan, Polisi & Tentara Juga

Baca juga: Awalnya Mengeluh Batuk, Perawat Puskesmas Bungkal Ponorogo Meninggal dalam Kondisi Positif Covid-19

Baca juga: BIODATA dan Perjalanan Karier Abu Bakar Baasyir yang Bebas Murni Setelah Dihukum 15 Tahun Penjara

Khususnya aksi Mensos saat menemukan tunawisma di kawasan Jalan Sudirman - Thamrin Jakarta. 

Atas viralnya aksi Mensos Risma tersebut Profesor Mas'ud mengkritisi cara penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) termasuk di dalamnya gelandangan atau tunawisma

Menurut Profesor Mas'ud Said, penanganan tunawisma di Indonesia sebaiknya tidak dilakukan secara parsial, melainkan secara terintegrasi. 

"Kalau setiap hari menemui satu per satu tunawisma, lalu jumlahnya tunawisma se Indonesia berapa. Kalau jumlah puluhan ribu, maka butuh puluhan ribu hari untuk melakukan penanganan," kata Profesor Mas'ud, Jumat (8/1/2021). 

Halaman
1234
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved