Wabah Virus Corona
Vaksin Merah Putih Baru Siap Diproduksi Tahun 2022, Airlangga Hartarto: Proses Uji Klinis Tahap 2
Vaksin Merah Putih, buatan Indonesia bakal diproduksi tahun 2022 mendatang. proses pengujian vaksin tersebut sedang memasuki uji klinis tahap kedua.
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM - Vaksin Merah Putih, buatan Indonesia bakal diproduksi tahun 2022 mendatang.
Seperti diketahui Vaksin Merah Putih adalah vaksin yang dikembangkan di dalam negeri. Merupakan hasil kerja sama antara lembaga Eijkman, Bio Farma, dan Sinovac dari China.
Saat ini, proses pengujian vaksin tersebut sedang memasuki uji klinis tahap pertama dan tahap kedua.
Kabar perkembangan proses produksi vaksin Covid-19 Indonesia ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Airlangga Hartarto.
Baca juga: Awalnya Mengeluh Batuk, Perawat Puskesmas Bungkal Ponorogo Meninggal dalam Kondisi Positif Covid-19
Baca juga: Viral Video Bullying di Alun-alun Gresik, Polisi Tangkap 7 Pelaku, Pemkab Akan Memberi Pendampingan
Baca juga: Empat Budak Sabu di Lenteng Sumenep Dibekuk Polisi, Semua Tersangka Ditangkap di Tempat Berbeda
Baca juga: Gisel Menyesal, Tangis Wijin Langsung Pecah Usai Mama Gempi Minta Maaf Soal Video Syur: Berpelukan
"Terkait dengan vaksin merah putih ini penelitian sedang berjalan, dan ini kita punya 7 platform dan itu masih ada beberapa yang di-timeline," katanya dalam audiensi bersama Direksi, Pimred & Manajer Tribun Network se-Indonesia via Zoom, Kamis (7/1/2021).
Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa PT Biofarma yang akan memproduksi dalam jumlah banyak untuk dimassalkan.
Manakala vaksin dirasa siap, termasuk telah mengantongi izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.
"Tentu kita akan monitor di pertengahan tahun (2021) untuk kesiapan vaksin merah putih," pungkasnya.
Sementara itu, dikutip dari Kompas.com, Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Amin Soebandrio mengungkapkan progres pembuatan vaksin Covid-19 telah berjalan sekitar 60 persen bila dilihat dari proses riset di dalam laboratorium.
"Saat ini dalam persentase mungkin saya bisa cerita sekitar 60 persen dari proses laboratoriumnya," ujarnya di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Kamis (24/12/2020).
Ia optimis pembuatan vaksin Merah Putih bisa rampung sesuai jadwal, yakni Maret 2021.
Sebelum akhirnya diserahkan ke Bio Farma dan diuji secara klinis.
"Untuk dilanjutkan ke uji selanjutnya. Uji praklinis, uji klinik satu, dua dan tiga," jelasnya.
Sebelumnya, Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro mengatakan, enam institusi di Indonesia akan melakukan uji Vaksin Merah Putih.
Di antaranya; Eijkman, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.
"Enam institusi ini menggunakan platform yang berbeda-beda. Jadi nanti ada enam jenis vaksin Covid-19," kata Bambang dalam talk show BNPB bertajuk 'Update KPCPEN: Prinsip Keamanan Vaksin Covid-19' secara virtual, Selasa (27/10/2020) silam.
Dari enam institusi itu, Eijkman merupakan yang paling cepat dalam pengembangan vaksin Covid-19.
Eijkman diketahui menggunakan platform sub unit protein rekombinan.
Setelah vaksin tersebut melewati uji klinis tahap 1, 2 dan 3, maka Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) akan memberikan izin kelayakan untuk dipergunakan secara massal.
Baca juga: Download Lagu MP3 DJ Remix Full Bass Enak 2021 DJ TikTok, DJ Breakbeat, DJ Opus Gudang Remix Terbaru
Baca juga: Mimik Wajah Gisel saat Minta Maaf Diulas Pakar, Lebih Banyak Takut Ketimbang Sedih: Tidak 100 Persen
Baca juga: Jadwal Acara TV di RCTI dan SCTV Jumat 8 Januari 2021, Ikatan Cinta, Samudra Cinta, Dunia Terbalik
Baca juga: Info Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12, Cuma 5 Golongan Ini yang Bisa Lolos, Kamu Termasuk?