Breaking News:

Berita Sampang

Curiga Mobil Goyang di Depan Pasar, Oknum ASN Sampang dan Selingkuhan Digerebek Warga, Diduga Mesum

Ada mobil goyang di depan Pasar Kamisan, oknum ASN dan selingkuhannya remaja digerebek warga. Mereka diduga melakukan adegan mesum.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Elma Gloria Stevani
Istimewa/TribunMadura.com
Suasana saat warga menggrebek Oknum ASN berinisial IR bersama selingkuhannya T di dalam mobil yang terparkir di depan Pasar Kamisan Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, (21/1/2021) pukul 17.00 WIB. 

Penulis: Hanggara Pratama l Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sampang, Madura diduga melakukan perbuatan mesum dengan selingkuhannya.

Parahnya, Oknum ASN berinisial IR bersama selingkuhannya T, melakukannya di dalam mobil yang terparkir di depan Pasar Kamisan, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura.

Sehingga, nyaris diamuk massa sebab, pada saat keduanya berbuat hal yang tak senonoh, kondisi pasar dalam keadaan ramai.

Baca juga: Download Lagu MP3 Dusk Till Dawn Zayn Malik feat Sia Lengkap Terjemahan Indonesia, Viral di TikTok

Baca juga: Rizky Febian Khawatir Dampak Konflik Warisan pada Kehidupan Adik-adiknya, Anak Sule: Sok Mau Berapa?

Baca juga: BREAKING NEWS - Bangunan SDN Mojolebak di Kabupaten Mojokerto Ambruk, Usianya Sudah 49 Tahun

Baca juga: Diduga Sengaja Bunuh Diri, Seorang Wanita Tewas Tertabrak Kereta Api Agro Anggrek di Modo Lamongan

Kapolsek Ketapang, AKP Akhmad Rahmatullah Dwi Nugroho mengatakan, perbuatan mereka diketahui oleh warga, bermula saat ada dua unit mobil jenis Luxio warna hitam dan CRV putih memarkir di depan pasa sapi (Kamisan) (21/1/2021), skeitar 17.00 WIB.

Namun, tidak lama kemudian mobil Luxio hitam itu bergoyang-goyang sehingga, dengan rasa curiga warga menghampiri dan keduanya diduga berbuat mesum.

Mengetahui hal itu, warga yang berada di lokasi langsung melaporkan ke Polsek Ketapang.

"IR merupakan ASN yang bekerja di salah satu Klinik di Sampang asal Desa Tobai Timur dan ia sudah bersuami yang saat ini bekerja di salah satu RS di Pamekasan," ujarnya kepada TribunMadura.com, Jumat (22/1/2021).

Ia menambahkan, sedangkan T merupakan warga Kabupaten Malang tapi tunggal di Kecamatan Banyuates yang kesehariannya bekerja sebagai wiraswasta.

"T juga sudah memiliki keluarga, namun istrinya tinggal di Malang," tuturnya.

Lebih lanjut, AKP Akhmad Rahmatullah Dwi Nugroho menyampaikan, jika keduanya saat ini sedang diproses di Mapolsek Ketapang.

"Saat ini keduanya sedang diproses," pungkasnya.

Baca juga: Kolaborasi Kodim Pamekasan dan Mahasiswa KKN Unair, Bagikan 620 Masker & Edukasi Prokes ke Pedagang

Baca juga: Curi Sepeda Motor Petani asal Tulungagung, Sepasang Kekasih Digelandang Polisi, Begini Kronologinya

Baca juga: RSUD Dr Harjono Ponorogo Menambah Kapasitas Bed Lebih dari Dua Kali Lipat untuk Pasien Covid-19

Baca juga: Keluarga Penerima Manfaat di Pamekasan Boleh Sobek Stiker Pra Sejahtera, Asalkan Tidak Menerima PKH

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved