Berita Sampang

Update Perkembangan Kasus Pembunuhan Janda Anak Satu di Kabupaten Sampang: Pelaku Masih Berkeliaran

Penemuan mayat seorang janda bernama Umrati (35) pinggir jalan Desa Bundah Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Madura masih diselidiki Polres Sampang

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Kasatreskrim Polres Sampang, AKP Riki Donaire Piliang saat ditemui wartawan TribunMadura.com di Mapolres Sampang, Madura, Senin (1/2/2021). 

Reporter: Hanggara Pratama l Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Penemuan mayat seorang janda bernama Umrati (35) pinggir jalan Desa Bundah, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Madura masih diselidiki pihak kepolisian.

Seperti yang telah diketahui, Umrati ditemukan dalam kondisi luka bekas terkena senjata tajam.

Polres Sampang belum mendapatkan titik terang motif di balik dugaan pembunuhan tersebut.

Pelaku pembunuhan janda di Kabupaten Sampang masih berkeliaran.

Baca juga: Peruntungan Menurut Shio Awal Tahun Baru Imlek 2021: Karier Shio Kerbau Meroket, Shio Macan Makmur

Baca juga: Madura United Sambut Gembira Rencana PSSI Gelar Turnamen Pramusim, RD: Sudah Saatnya Menggelar Laga

Baca juga: Tak Disangka Arya Saloka Keturunan Keraton Jogja dan Suka Ngupil, Yuk Intip 5 Fakta Menarik Lainnya

Baca juga: Klarifikasi Korlap Terkait Seruan Aksi Tolak Vaksin Covid-19, Diganti Audiensi dengan DPRD Pamekasan

Kasatreskrim Polres Sampang, AKP Riki Donaire Piliang mengatakan, bahwa dalam kasus ini pihaknya masih menjalankan proses penyelidikan, untuk mengumpulkan petunjuk yang mengarah kepada tersangka.

Sebab, kata dia kasus pembunuhan ini perlu ditelusuri secara detail mengingat, dirinya tidak ingin mendahulukan sebuah presepsi untuk menentukan pelaku.

"Kita harus menggunakan barang bukti yang sesuai dengan fakta, sehingga kita nanti bisa temukan pelakunya karna kita masih mencari petunjuk petunjuk yang lebih jelas lagi," ujarnya kepada TribunMadura.com, Senin (1/2/2021).

Ia menambahkan, untuk petunjuk awal yang sudah didapatkan masih belum bisa memastikan pelakunya.

"Untuk petunjuknya sudah ada yang  indikasnya ke pelaku, tapi tidak saya sampaikan sekarang karena saya pastikan lebih jelas lagi karna memang tersangka apakah benar melakukan tindak pidana ini," pungkasnya.

Untuk diketahui, mayat Umrati ditemukan pertama kali oleh ayahnya dengan tergeletak bersimbah darah di Jalan Desa Bundah Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang sekitar 10.30 WIB.

Mayat Umrati mengalami luka tusukan di bagian perut, badan bagian belakang, dan luka di jari tangan hingga hampir putus.

Baca juga: Tenaga Kesehatan di RSU Mohammad Noer Pamekasan Kejang Setelah Divaksin, Punya Riwayat Gegar Otak

Baca juga: Pamflet Seruan Aksi Tolak Vaksin Covid-19 Viral, Polres Pamekasan Tegaskan Tidak Terbitkan Izin Demo

Baca juga: Adik Grislend Pramugari Korban Sriwijaya Air Mimpi Bertemu Kakaknya: Dia Membawa Koper dan Tersenyum

Baca juga: Gedung SKCK Polres Bangkalan Semakin Ramah bagi Penyandang Disabilitas

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved