Breaking News:

Berita Surabaya

Surabaya Tak Berlakukan Lockdown Akhir Pekan, Pemkot Pilih Perketat Penutupan Sejumlah Ruas Jalan

Pemkot Surabaya memilih cara lain dibanding memberlakukan lockdown akhir pekan untuk membendung potensi penularan Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/ACHMAD ZAIMUL HAQ
pintu masuk Surabaya di bundaran Waru pada hari pertama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Senin (11/1) 

Reporter : Yusron Naufal Putra | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya memastikan tak memberlakukan lockdown akhir pekan.

Ada cara lain membendung potensi penularan Covid-19 di Surabaya yang diambil Pemkot Surabaya, dibanding memberlakukan lockdown akhir pekan.

Dibanding memberlakukan lockdown akhir pekan, Pemkot Surabaya memilih memelototi sejumlah tempat yang dapat menimbulkan kerumunan.

Kendaraan yang Keluar Masuk Surabaya Diberi Label, Sopir Diberi Name Tag, Mobil Dipasang Stiker

Tak Ada Rasa, Kesaksian Dokter Forensik Lihat Kondisi Tubuh Korban SJ 182, Bahas Kecepatan: Hantam

Kawasan Payung Kota Batu Tertutup Longsor Selama 17 Jam, Kini Akses Lalu Lintas Tersambung Kembali

"Diperketat di kawasan-kawasan yang memunculkan kerumunan dari evaluasi kita," kata Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, Jumat (5/2/2021).

Whisnu Sakti Buana mengatakan, Pemkot Surabaya sebelumnya juga telah mengikuti rapat bersama di tingkat Pemprov Jatim bersama belasan daerah yang menerapkan PPKM.

Dalam rapat tersebut, kata Whisnu, juga tidak ada arahan terkait semacam lockdown akhir pekan.

"Tapi tetap itu kebijakan wilayah masing-masing, kayak Surabaya juga akan kita perketat," ujarnya.

Untuk saat ini, Surabaya telah menerapkan kawasan physical distancing di beberapa ruas jalan utama di Kota Surabaya.

Di akhir pekan, penutupan jalan itu dilakukan lebih ketat.

Halaman
123
Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved