Breaking News:

Penyakit yang Berisiko Alami Gejala Berat Terinfeksi Covid-19, Mulai Pingsan hingga Stroke

Ada penyakit tertentu yang berisiko alami gejala berat terinfeksi Covid-19, ini penjelasan dokter.

Editor: Pipin Tri Anjani
Freepik.com
ILUSTRASI - Penderita kelainan irama jantung (aritmia) akan lebih mengalami perburukan ketika terinfeksi Covid-19. 

Padahal pada gejala awal, seringkali aritmia tidak tertangkap dalam 24 jam.

Sehingga harus dikonsultasikan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Di masa pandemi ini, walaupun masih punya keluhan dianggap ringan jangan menunda ke rumah sakit.

“Jangan takut ke RS karena takut tertular Covid. RS telah melaksanakan protokol kesehatan. Sehingga risiko tertular Covid sebenarnya sama saja dengan di tempat lain. Apalagi bila sudah ada komorbid penyakit jantung termasuk aritmia justru berisiko mengalami gejala berat. Sehingga aritmia harus terkontrol,” katanya.

Kelainan irama jantung adalah sebuah keadaan di mana jantung berdenyut tidak sesuai seharusnya.

Denyut jantung seharusnya teratur.

Kalau ada ketidakteraturan masih dalam variasi normal.

Dokter Dicky mengatakan, denyut nadi yang normal antara 50-90 per menit dalam keadaan istirahat.

Bila sedang aktivitas seperti lari bila meningkat menjadi 150 per menit masih normal.

Sebaliknya bila tidak melakukan sesuatu tapi denyut jantung mencapai lebih dari 100 per menit sudah dianggap tidak normal.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved