Breaking News:

Berita Kediri

Marak Penipuan Catut Nama Puluhan Kades di Kabupaten Kediri, Minta Pulsa Sampai Uang dari Warga

Aksi penipuan dengan mengatasnamakan kepala desa ( Kades) marak terjadi di wilayah Kabupaten Kediri. Modusnya, pelaku yang bepura-pura menjadi kades.

Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/FARID MUKARROM
Kepala Desa Gondang Kecamatan Plosoklaten Nuris Tianto saat ditemui menunjukkan foto pelaku penipuan yang mengatasnamakan dirinya untuk minta pulsa ke warga, Jumat (12/2/2021). 

Reporter: Farid Mukarrom l Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Aksi penipuan dengan mengatasnamakan kepala desa ( Kades) marak terjadi di wilayah Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Modusnya, pelaku yang bepura-pura menjadi kades menghubungi korbannya melalui pesan WhatsApp dan meminta pulsa atau uang tunai.

Ketua Paguyuban Kades se-Kecamatan Baturraden sekaligus Kades Kemutug Kidul Kardi Daryanto mengungkapkan, aksi penipuan itu dilaporkan telah terjadi di enam desa berbeda.

Baca juga: Kiwil Sebut 5 Wanita Siap jadi Istrinya, Merasa Ganteng Seperti Aldebaran, Rohimah: Yakin Banget Ya

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Jumat 12 Februari 2021, Aries Makan Malam Romantis, Ikatan Cinta Taurus Membaik

Baca juga: Ramalan Zodiak Terlengkap Jumat 12 Februari 2021, Sagitarius Hati-hati Pengeluaran, Capricorn Kecewa

Baca juga: Tahun Baru Imlek 2021, Intip Ramalan Shio 12 Februari 2021: Shio Monyet dan Shio Kambing Beruntung

Kepala Desa Gondang Kecamatan Plosoklaten Nuris Tianto menuturkan bahwa kejadian ini hampir seluruh nama kepala desa di wilayah Kecamatan Plosoklaten dipakai untuk melakukan penipuan kepada warga. 

"Di wilayah Kecamatan Plosoklaten hampir semua nama Kades dipakai untuk menipu warga. Bahkan saya sendiri juga dipakai untuk menipu warga saya," ucapnya kepada TribunMadura.com di Kantor Balai Desa Gondang Jumat (11/2/2021). 

Menurut Nuris pelaku menghubungi korban dengan cara memintai pulsa dan uang melalui transfer ke rekening. 

"Jadinya pelaku ini pakai foto profil saya, kemudian ada yang tertipu dan ada yang tidak. Saya tahunya dikasih tau warga saya kalau nama saya dipakai untuk menipu," tutur Kades Gondang.

Selain Kades Gondang, kejadian ini juga dialami oleh Kades Panjer Kecamatan Plosoklaten Suhadi.

Menurut Suhadi bahwa ia mengaku namanya dipakai untuk menipu warganya. Tak hanya itu, pelaku juga menggunakan akun Facebook mengatasnamakan dirinya. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved